Vale Indonesia dan Huayou Serahkan Donasi Pasca Gempa Cianjur Rp 5 Miliar

Vale Indonesia dan Huayou Serahkan Donasi Pasca Gempa Cianjur Rp 5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk (Vale) bersama dengan Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd (Huayou) menyerahkan donasi bantuan gempa untuk warga Cianjur, Jawa Barat. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Vice President Director PT Vale, Adriansyah Chaniago bersama Chen Yibo, Chief of Representative Office Huayou.

Secara simbolis bantuan diterima Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bersama jajaran di antaranya Kepala BPBD Provinsi Jabar, Budi Juanda di Masjid Al-Jabbar, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/12). Bantuan yang diserahkan sebesar USD 340,000 atau sekitar Rp 5 miliar.

Dalam kesempatan ini Ridwan Kamil menyampaikan apresiasinya dan rasa terima kasih pada PT Vale dan mitranya atas bantuan yang diberikan.

“Saya mengapresiasi donasi yang diberikan, Mudah-mudahan aksi ini dapat meringankan dan membantu masyarakat Kabupaten Cianjur yang terkena bencana. Kita berharap do’a dan dukungan semoga Cianjur bisa pulih kembali.” ungkapnya.

Vice President Director PT Vale, Adriansyah Chaniago menjelaskan bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian PT Vale Indonesia bersama mitranya pada masyarakat Cianjur yang terkena musibah gempa.

“Diharapkan bantuan ini dapat mempercepat proses recovery bagi saudara-saudara kita yang ada di Cianjur, serta dapat meringankan beban para korban gempa,” jelasnya.

Sebelumnya, PT Vale bersama MIND ID Group telah mengirimkan tim Emergency Response Group (ERG) yang tergabung dalam Tim Tanggap Darurat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tenaga medis, keperluan logistik darurat bencana dan membangun tenda pelayanan kesehatan untuk membantu korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada 23 Desember 2022.

PT Vale dan Huayou telah menjadi mitra strategis sejak penandatanganan Definitive Cooperation Agreement (DCA) untuk pembangunan proyek HPAL di Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara November lalu.

Selain menjadi aktor utama dalam pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik Indonesia, kedua belah pihak juga berkomitmen untuk mendukung masa depan Indonesia yang berkelanjutan dan menciptakan nilai di komunitas, salah satunya melalui program donasi dan CSR.

“Gempa Cianjur yang terjadi kemarin telah meluluhlantakkan daerah itu dengan banyak korban jiwa, luka-luka dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Presiden Direktur Huayou memutuskan untuk bekerja sama dengan PT Vale untuk berkontribusi bagi masyarakat yang terkena dampak gempa. Filosofi kami yaitu di mana pun kami berinvestasi, kami akan berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial masyarakatnya. Huayou akan terus berkontribusi pada masyarakat Indonesia dengan tata kelola ESG terbaik.”, ujar Chen Yibo selaku Chief of Representative Office Huayou.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin