Vale Eksplorasi Blok Pomalaa dengan Dana US$ 737 Ribu

Jakarta – TAMBANG. Biaya eksplorasi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) pada bulan Maret 2015 tercatat sebesar US$ 737 ribu. Kegiatan eksplorasi yang masih berlanjut difokuskan pada daerah-daerah di dalam Kontrak Karya, khususnya di Blok Pomalaa.

“Saat ini yang telah mulai melakukan kegiatan eksplorasi adalah Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara,” ungkap Ratih Amri, Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, dalam laporan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu (8/4).

Eskplorasi dilakukan oleh Vale Indonesia, bersama dengan pihak ketiga, yang melibatkan 2 kontraktor.

Metode yang digunakan adalah pengeboran core drilling HQ-3 untuk program spasi 50m di Bukit Blok Pomalaa. Hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan cadangan, dengan metode block modeling.

"Sampai saat ini, selain aktifitas eksplorasi di Blok Pomalaa, blok eksplorasi lainnya masih menunggu penyelesaian administrasi dokumen tender," tulisnya.

Kegiatan eksplorasi di Blok Pomalaa PIT 6 direncanakan menggunakan 14 unit unit mesin bor. Seluruh aktivitas pengeboran dan pengambilan data geofisika pun dierencanakan untuk mendapat profil laterit yang lengkap.

Artikel Terkait

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin