UU Minerba Terbaru Atur Ulang Durasi Izin Tambang, Ini Daftarnya !

batu bara semester I
Ilustrasi

Jakarta, TAMBANG – Dengan mengusung semangat memperbaiki tata kelola pertambangan, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Pemerintah akhirnya berhasil merevisi UU Nomor 4 tahun 2009 (UU Minerba). Keputusan ini diambil oleh DPR dalam Rapat Paripurna yang dilaksanakan di Jakarta, kemarin (12/5).   Salah satu pokok penting yang diatur dalam UU Minerba terbaru ini adalah soal jangka waktu kegiatan operasi produksi pertambangan, yang diatur dalam pasal 36. Hal yang mendapat penegasan ialah mengenai jaminan memperoleh perpanjangan izin.   Untuk pertambangan mineral logam, diberikan jangka waktu selama 20 tahun dan dijamin  memperoleh perpanjangan 2 kali 10 tahun. Perpanjangan ini diberikan setelah perusahaan memenuhi sederet persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.   Sedangkan untuk pertambangan mineral bukan logam, jangka waktu yang diberikan paling lama 10 tahun dan dijamin memperoleh perpanjangan 2 kali 5 tahun. Untuk Pertambangan Mineral bukan logam jenis tertentu, jangka waktu operasional paling lama 20 tahun dan dijamin memperoleh perpanjangan 2 kali 10 tahun.   Lalu untuk pertambangan batuan, diberikan jangka waktu paling lama 5 tahun dan dijamin memperoleh perpanjangan 2 kali masing-masing 5 tahun.   Untuk pertambangan batu bara, jangka waktu paling lama 20 tahun dan dijamin memperoleh perpanjangan 2 kali 10 tahun. Hal ini berbeda dengan ketentuan yang ada di PKP2B di mana waktu yang diberikan selama 30 tahun.   Untuk Pertambangan Mineral logam yang terintegrasi dengan fasilitas pengolahan dan pemurnian, jangka waktu diberikan selama 30 tahun dan dijamin memperoleh perpanjangan hingga cadangan habis, dan durasi satu kali perpanjangan adalah 10 tahun.   Lalu untuk Pertambangan batu bara yang terintegrasi dengan kegiatan pengembangan dan pemanfaatan, diberi jangka waktu selama 30 tahun dan dijamin memperoleh perpanjangan hingga cadangan habis, dan durasi satu kali perpanjangan adalah 10 tahun.   Dari sisi kepastian jangka waktu, setidaknya perusahaan tambang sudah mendapat kejelasan masa operasinya, khususnya mengenai perpanjangan kontrak.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin