Usai Kunjungan ke Negara Ini, PTBA Percepat Hilirisasi Batu Bara

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menegaskan keseriusannya dalam mengembangkan hilirisasi batu bara, apalagi setelah melakukan kunjungan terhadap pengembangan industri pengolahan batu bara di China.

Usai Kunjungan ke Negara Ini, PTBA Percepat Hilirisasi Batu Bara
Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PT Bukit Asam Tbk, Turino Yulianto dalam Indonesia Mining Outlook 2026 and Stakeholders Iftar Gathering di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026. Dokumentasi: TAMBANG.

Jakarta, TAMBANG โ€“ PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menegaskan keseriusannya dalam mengembangkan hilirisasi batu bara, apalagi setelah melakukan kunjungan terhadap pengembangan industri pengolahan batu bara di China.

Hal ini disampaikan Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PT Bukit Asam Tbk, Turino Yulianto dalam Indonesia Mining Outlook 2026 and Stakeholders Iftar Gathering di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Turino mencontohkan praktik hilirisasi batu bara di China yang dinilai telah berkembang pesat. Di salah satu pabrik yang berlokasi di wilayah Xinjiang, batu bara tidak hanya diolah menjadi satu produk, tetapi dapat dikonversi menjadi puluhan produk kimia turunan.

โ€œDi China satu produk batu bara bisa dikonversi menjadi sekitar 50 produk kimia. Dengan begitu keekonomiannya lebih fleksibel. Ketika harga metanol naik, produksi metanol bisa ditingkatkan. Jika harga produk lain turun, produksinya bisa dihentikan sementara,โ€ ujar Turino, dikutip Senin (9/3).

Menurutnya, fleksibilitas tersebut membuat industri hilirisasi memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menghadapi dinamika harga komoditas.

PTBA sendiri telah melalui perjalanan panjang dalam pengembangan bisnisnya sejak lebih dari satu abad lalu, dimulai dari aktivitas pertambangan di Ombilin, Sumatera Barat. Dalam perjalanannya, perusahaan sempat mengembangkan produk briket batu bara pada akhir era Orde Baru. Namun, pengembangan produk tersebut terhenti setelah program subsidi LPG 3 Kilogram membuat briket kurang kompetitif di pasar.

Seiring waktu, perusahaan mulai melakukan hilirisasi dengan masuk ke sektor ketenagalistrikan melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Hingga kini PTBA tercatat memiliki empat pembangkit listrik dengan total kapasitas sekitar 1,6 gigawatt.

Saat ini perusahaan kembali melakukan transformasi melalui pengembangan sejumlah proyek hilirisasi batu bara, di antaranya coal to Synthetic Natural Gas (SNG), Coal to Dimethyl Ether (DME), Coal to Methanol, serta produk turunan lainnya seperti kalium humat.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Group MIND ID ini telah mengalokasikan lebih dari 842 juta ton sumber daya batu bara untuk program hilirisasi. Cadangan tersebut berasal dari wilayah Tanjung Enim di Sumatera Selatan serta di Peranap, Indragiri Hulu, Riau.

Sebagian besar cadangan yang dialokasikan merupakan batu bara berkalori rendah yang selama ini relatif sulit dikomersialkan di pasar ekspor.

โ€œDi internal PTBA kami sudah mengalokasikan lebih dari 500 juta ton di Tanjung Enim dan hampir 300 juta ton di Peranap untuk program hilirisasi,โ€ jelasnya.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan kawasan industri hilirisasi di wilayah tambang seluas lebih dari 500 hektare. Kawasan tersebut akan menjadi lokasi pengembangan dua proyek utama, yakni pabrik DME dan pabrik SNG.

DME dirancang sebagai alternatif pengganti LPG impor, sementara SNG atau Synthetic Natural Gas memiliki karakteristik serupa dengan gas alam sehingga dapat disalurkan melalui jaringan pipa milik Perusahaan Gas Negara (PGN).

โ€œDME perilakunya mirip dengan LPG sehingga bisa menjadi substitusi LPG impor. Sementara SNG pada dasarnya sama dengan gas alam sehingga bisa masuk ke jaringan pipa PGN,โ€ imbuhnya.

Saat ini proyek pengembangan DME dan SNG masih dalam tahap kajian mendalam oleh Danantara Indonesia. Perusahaan menargetkan pembangunan proyek tersebut dapat dimulai pada tahun ini.

โ€œTargetnya tahun ini sudah mulai groundbreaking, bukan hanya seremonial tetapi benar-benar untuk memulai pembangunan,โ€ ujarnya.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG โ€“ PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG โ€“ Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG โ€” PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG โ€“ Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin