United Tractors Lepasliarkan 10 Rusa Timor di Kawasan Margasatwa Sukabumi

United Tractors Lepasliarkan 10 Rusa Timor di Kawasan Margasatwa Sukabumi
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG - PT United Tractors Tbk (UT), anak usaha dari PT Astra International Tbk (Astra), melepasliaran 10 ekor Rusa Timor (Rusa timorensis) di Kawasan Margasatwa Cikepuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program keberlanjutan UTREES (United Tractors for Nature and Environment Sustainability) yang dijalankan UT bersama Universitas IPB sebagai upaya mendukung konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia.

Program pelepasliaran ini menjadi tonggak penting dari kolaborasi jangka panjang antara UT dan Universitas IPB dalam pengelolaan konservasi Rusa Timor yang telah berlangsung sejak 2018. Melalui program pembiakan dan pengelolaan konservasi di Taman Hutan Kampus IPB Dramaga, populasi Rusa Timor berhasil meningkat secara signifikan, dari semula 8 ekor menjadi 43 ekor.

Dari jumlah tersebut, 10 ekor Rusa Timor generasi keempat dinilai telah memenuhi kriteria untuk dilepasliarkan ke habitat alaminya. Pelepasliaran ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Universitas IPB, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Pemerintah Desa setempat, serta berbagai pihak lainnya.

Kolaborasi lintas pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi satwa liar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.

Direktur UT, Ari Sutrisno, menyampaikan bahwa pelestarian keanekaragaman hayati merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan.

"Melalui program UTREES, kami berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian satwa endemik Indonesia sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem. Kolaborasi bersama IPB University dan para pemangku kepentingan menjadi bukti bahwa sinergi multipihak dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan keberlanjutan di masa depan," ujar Ari, dikutip dalam keterangan resmi, Jumat (17/7).

Rusa Timor merupakan salah satu satwa endemik Indonesia yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, di antaranya melalui penyebaran biji dan regenerasi hutan.

Berdasarkan IUCN Red List, spesies ini berstatus Vulnerable (Rentan) sehingga memerlukan upaya konservasi yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian populasinya.

Sebelum dilepasliarkan, seluruh rusa menjalani serangkaian tahapan, mulai dari penilaian kondisi individu, survei kesesuaian habitat, hingga proses habituasi selama dua minggu di kandang adaptasi yang berada di kawasan pelepasliaran.

Tahapan tersebut dilakukan guna meningkatkan kemampuan adaptasi satwa terhadap lingkungan alaminya sehingga peluang keberhasilan pelepasliaran menjadi lebih optimal.

Kawasan Margasatwa Cikepuh dipilih sebagai lokasi pelepasliaran karena memiliki habitat alami yang masih terjaga, ketersediaan sumber pakan yang memadai, serta tutupan vegetasi yang mendukung kehidupan Rusa Timor.

Kawasan ini juga menjadi habitat bagi berbagai satwa liar lainnya sehingga dinilai memenuhi aspek ekologis sebagai lokasi pelepasliaran. Selain memberikan manfaat bagi pelestarian satwa, program ini juga mendukung pencapaian target keberlanjutan perusahaan melalui penguatan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), khususnya pada pengelolaan keanekaragaman hayati.

Melalui berbagai inisiatif keberlanjutan, UT akan terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin