United Tractors Borong 5 Penghargaan Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards 2026

United Tractors Borong 5 Penghargaan Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards 2026
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG - PT United Tractors Tbk (UT) menerima 5 penghargaan dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards (EPSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah.

Penghargaan ini diberikan atas berbagai inisiatif UT dalam mendorong inovasi, menjaga lingkungan, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Adapun lima penghargaan yang diraih UT berasal dari berbagai kategori, yakni Hydro Smart Innovation dan Eco-Cycle Innovation, masing-masing dengan penghargaan Gold; Ecosystem Protection dengan penghargaan Gold; Community Development dengan penghargaan Silver; serta Eco-Hazard Innovation dengan penghargaan Bronze.

“Pencapaian ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi UT untuk terus memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek kegiatan perusahaan. Kami meyakini bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang pencapaian hari ini, tetapi bagaimana setiap inovasi dan kontribusi yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Corporate Communications and Sustainability Division Head UT, Dianwahyu Sri Purnomo dalam keterangannya, dikutip Jumat (28/8).

EPSA 2026 merupakan ajang penghargaan tahunan yang memberikan apresiasi kepada perusahaan di Indonesia atas inovasi dan komitmennya dalam bidang keberlanjutan, lingkungan, dan teknologi hijau. Melalui ajang ini, perusahaan, akademisi, dan pelaku industri dapat berbagi solusi serta praktik terbaik dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Rangkaian kegiatan EPSA 2026 diawali dengan proses seleksi paper dari para peserta, dilanjutkan dengan sesi presentasi, dan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para penerima.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang, Didik Dwi Hartono, S.H., Kp., MM.; Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si; Dekan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng.; serta Ketua Departemen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro, Dr. Ir. Budi Prasetyo Samadikun, S.T., M.Si., IPM., ASEAN Eng.

Capaian ini mencerminkan upaya UT dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan sosial ke dalam berbagai kegiatan dan kontribusi perusahaan kepada masyarakat.

“Melalui inovasi dan kolaborasi, UT akan terus mengembangkan berbagai inisiatif keberlanjutan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya masa depan yang lebih berkelanjutan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin