Unit Usaha BUMI Raih Penghargaan Terbaik dari BKPM

BUMI Tembaga
Ilustrasi tambang batu bara BUMI

Jakarta, TAMBANG – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melalui unit usahanya, PT Kaltim Prima Coal (KPC) berhasil meraih Penghargaan Komitmen Pelaksanaan Kemitraan Investasi dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dari Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada (7/12) di Four Seasons Hotel, Jakarta.

“Kami merasa terhormat dan berbahagia atas Penghargaan Komitmen Pelaksanaan Kemitraan Investasi dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dari Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI,” kata Presiden Direktur BUMI, Adika Nuraga Bakrie dalam keterangan resmi, dilansir Senin (12/12).

Menurut dia, penghargaan ini menjadi tanda bahwa BUMI dan semua anak usaha berkomitmen terhadap penerapan praktik pertambangan yang baik, baik aspek teknis, konservasi, lingkungan maupun keselamatan pertambangan.

“Ini memberikan bukti tambahan bahwa grup BUMI berkomitmen untuk menerapkan kaidah terbaik penambangan dalam pengelolaan aspek teknis, konservasi batubara, lingkungan, keselamatan pertambangan serta standarisasi dan usaha jasa,” jelasnya.

“Perusahaan mengucapkan banyak terima kasih kepada karyawan, manajemen dan pemangku kepentingan (stakeholder) atas pencapaian ini. Penghargaan ini memacu kami untuk melakukan yang lebih baik lagi dimasa depan,” pungkas Adika.

Penghargaan diberikan oleh Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/ BKPM, Yuliot dan Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenkomarves, Septian Hario Seto serta diterima oleh Komisaris KPC R.A. Sri Dharmayanti.

Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Investasi/ Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia secara virtual. Pada sambutannya, Bahlil menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah berkat peran serta pengusaha.

“Agar pemerataan dapat tercapai, perlu adanya kolaborasi antara pengusaha besar dengan UMKM,” ungkap Bahlil.

Oleh karena itu pada kesempatan ini, Bahlil juga secara resmi meluncurkan sistem kemitraan melalui kemitraan.oss.go.id.

Sebagai informasi, penghargaan diberikan atas kemitraan KPC dengan PT Anifa Surya Mandiri dalam hal penyediaan agregat untuk kebutuhan penutup lubang peledakan, di mana kemitraan ini telah melalui proses pengadaan dan standar pekerjaan yang telah ditetapkan oleh KPC.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda