Toshiba Menangi Tender Penyediaan Peralatan Di PLTA Malea

Jakarta-TAMBANG. Toshiba Corporation mengumumkan bahwa Toshiba Group telah memenangkan tender untuk penyediaan peralatan pembangkit listrik tenaga air di pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Malea di Sulawesi Selatan, Indonesia. Pesanan tersebut diterima dari PT Malea Energy, anak perusahaan Kalla Group yang membangkitkan dan mendistribusikan energi listrik tenaga air di Indonesia. Fitur dari peralatan tersebut adalah head dan kecepatan rotasi yang tinggi. Pengiriman akan dimulai pada tahun 2018 dan pembangkit ini dijadwalkan untuk mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2020. Pemerintah Indonesia memiliki rencana pembangunan pembangkit listrik yang agresif dengan penambahan 35GW kapasitas terpasang selama lima tahun ke depan, dan pembangkit baru ini adalah salah satu yang akan memberikan kontribusi dalam mencapai target ini. Toshiba Group memiliki rekam jejak panjang dalam menyediakan turbin dan generator pembangkit listrik tenaga air ke negara-negara ASEAN, termasuk Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand dan Vietnam dan telah membangun eksistensi yang kuat di Indonesia. Untuk PLTA sendiri, Toshiba telah memasang sistem listrik tenaga air pertama di Indonesia pada tahun 1973, dan untuk keseluruhan tercatat pasokan sampai saat ini adalah 33 unit turbin dan generator pembangkit listrik tenaga air dengan total kapasitas 1.490MW. Mengomentari tentang pesanan tersebut, Takao Konishi, Wakil Presiden Divisi Thermal & Hydro Power Systems & Services di Toshiba Energy Systems & Solutions Company mengatakan, “Permintaan akan tenaga listrik di Indonesia saat ini sangat tinggi , dan Toshiba sangat senang untuk berkontribusi meningkatkan kapasitas tersebut . Di Indonesia sendiri, Toshiba telah mendirikan PT. Toshiba Asia Pacific Indonesia pada tahun 2014 untuk mengerahkan sumber daya dan keahlian Toshiba dalam membantu meningkatkan solusi infrastruktur di Indonesia. ” Toshiba Group terus memberikan produk tenaga air hemat biaya dan berkinerja tinggi untuk pasar di seluruh dunia dan memberikan kontribusi dalam merealisasikan pembangkit yang ramah lingkungan.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda