Tiga Bulan, Jonan Minta Informasi Publik Lebih Terbuka

Tiga Bulan, Jonan Minta Informasi Publik Lebih Terbuka
Jakarta, TAMBANG – Pelatikan 22 pejabat struktural di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dilakukan Menteri ESDM Ignasius Jonan, untuk meningkatkan kinerja dan kualitas kementerian ESDM. Terpenting menurutnya, terkait keterbukaan informasi.   Usai pelatikan pada Jumat (8/12), Jonan menegaskan, seluruh  pejabat dan jajarannya untuk lebih transparan dalam memberikan informasi dan data-data umum mengenai energi serta sumber daya alam. Hal ini penting menurutnya, untuk bisa diketahui dan diakses oleh publik dan investor.   “Saya minta data seperti geologi, lelang minyak dan gas bumi serta pembaruan lainnya dapat diakses secara umum, agar mudah diketahui,” kata Ignasius Jonan usai pelantikan pada Jumat lalu (11/12).   Tidak main-masin, Jonan pun hanya memberikan waktu tiga  bulan untuk melakukan hal tersebut. “Banyak data-data umum yang seharusnya diketahui publik, namun belum bisa terlaksana,” tukasnya.   Menanggapi itu, Agung Pribadi yang baru menjabat sebagai Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama, mengatakan, siap melaksanakannya. Serta memohon kerjasama dari para awak media dalam keterbukaan informasi Kementerian ESDM kepada publik. “Mohon dukungannya,” kata Agung Pribadi kepada tambang.co.id.   Agung sebelumnya menjabat Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara, yang kini menggantikan Dadan Kusdiana. Kini Dadan menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam.  

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin