Terkait Tunggakan Royalti, Ditjen Minerba Tunggu Hasil Audit BPK

Terkait Tunggakan Royalti, Ditjen Minerba Tunggu Hasil Audit BPK

Jakarta-TAMBANG. Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara Bambang Gatot Aryono mengaku pihak masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan terkait tunggakan pajak perusahaan tambang. “Sekarang ini sedang diaudit oleh BPK dan BPKP karena dalamnya ada kewajiban Pemerintah dan juga ada kewajiban perusahaan. Nanti dilihat berapa kewajiban Pemerintah dan berapa kewajiban perusahaan,”kata Bambang.

Ia mengakui bahwa memang ada tunggakan royalty dari perusahaan PKP2B dan KK namun belum diketahui berapa besarannya. “Tunggakan royalty ada. Tetapi belum diketahui berapa. Angkanya akan diketahui setelah ada hasil audit BPK dan BPKP,”terangnya lagi.

Menurut dia perusahaan pemegang KK dan PKP2B biasanya begitu selesai akan membayar. Angka seperti yang disebutkan Rp.3 triliun menurutnya merupakan angka yang belum diaudit. Di dalamnya masih ada kewajiban antara Pemerintah dan Perusahaan.

Selain KK dan PKP2B, tunggakan royalty juga ada pada perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan. Terkait hal ini Bambang menjelaskan saat ini sedang ada pembicaraan dengan Kementrian Keuangan untuk mencari jalan tengah terbaik.

Salah satu opsi yang bisa dipilih adalah perusahaan pemegang IUP bisa mencicil tunggakannya. Dan itu menurut Bambang dimungkinkan oleh Peraturan Pemerintah tanpa menyebut Peraturan Pemerintah yang mana. Data dari Kementrian ESDM menyebutkan besaran tunggakan royalty dari perusahaan pemegang IUP mencapai Rp.23 triliun. Jumlah yang terbilang besar.

Artikel Terkait

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Kridatama (CK) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan 200 paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menyasar warga dari 17 desa, terutama kelompok lanjut usia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di

By Rian Wahyuddin
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Kideco, Bidik Efisiensi BBM dan Penurunan Emisi

Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Kideco, Bidik Efisiensi BBM dan Penurunan Emisi

Jakarta, TAMBANG – PT United Tractors Tbk (United Tractors) mendukung pengembangan teknologi elektrifikasi alat berat melalui uji lapangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, rigid dump truck berkapasitas kelas 100 ton. Pengujian ini berlangsung di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung (Kideco), dengan kegiatan operasional yang dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA)

By Rian Wahyuddin