Terapkan Green Building, Kantor Pusat PTBA Bakal Pakai PLTS Atap

Terapkan Green Building, Kantor Pusat PTBA Bakal Pakai PLTS Atap
Jakarta, TAMBANG – Upaya PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam mendukung energi bersih terus dilakukan. Selain di area tambang, implementasi green energy ini juga diterapkan di Kantor Besar Lama (KBL) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Mengusung konsep Green Building, gedung yang sudah berdiri sejak 1957 ini tengah direvitalisasi dan akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas untuk mendukung pengurangan emisi karbon. Salah satunya dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. Terdiri dari 72 unit panel surya, total kapasitas PLTS Atap tersebut mencapai 30 Kilowatt-peak (KWp). “Peremajaan KBL merupakan implementasi komitmen perusahaan dalam upaya pengurangan emisi karbon. Gedung ini akan disertifikasi sebagai Green Building,” kata Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arsal Ismail, Kamis (13/4). Tak hanya PLTS Atap, gedung juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas lain. Di antaranya adalah sistem pemanfaatan air hujan dan air kondensat AC untuk flushing toilet, sistem pemanfaatan Black Water untuk penyiraman taman dan kaca jendela berspesifikasi Low-E.
Desain KBL PTBA
Selain itu, ada CO2 sensor, lift untuk penyandang disabilitas, Ruang Rapat dan Auditorium yang didukung teknologi terkini, Lounge, hingga fasilitas parkir untuk sepeda. Dengan adanya berbagai fasilitas tersebut, KBL yang direvitalisasi menjadi Green Building diestimasikan dapat mengurangi emisi karbon sebesar 243 ton CO2e per tahun. Sedangkan efisiensi penggunaan energi diperkirakan mencapai 31 persen. “Langkah dekarbonisasi ini merupakan bagian dari roadmap manajemen karbon PTBA hingga tahun 2050 yang akan terus dilaksanakan dan dikembangkan secara berkelanjutan di setiap lini perusahaan untuk memberikan hasil yang optimal,” jelas Arsal. Revitalisasi KBL telah dimulai sejak September 2022. Konstruksi ditargetkan selesai pada September 2023. Perubahan KBL menjadi Green Building juga bertujuan untuk meningkatkan nilai serta optimalisasi aset perusahaan.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin