Terangi Madura, PLN Andalkan Jaringan SUTT 150 kV

Terangi Madura, PLN Andalkan Jaringan SUTT 150 kV
Jakarta-TAMBANG. Guna memenuhi kebutuhan pasokan listrik di Pulau Madura, PLN akan membangun jaringan transmisi listrik Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt. Jaringan transmisi ini merupakan tambahan dari jaringan yang sudah ada. Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PLN Amin Subekti mengaku saat ini jaringan transmisi eksisting baru mampu mengalirkan daya sebesar 200 Megawatt (MW) dengan beban sudah lebih dari 90% waktu Beban Puncak. Sebab itu, PLN membangun jaringan transmisi sebagai tambahan dari jaringan yang sudah ada yang menghubungkan Gardu Induk (GI) Bangkalan dengan GI Gilitimur dan GI Ujung/Kenjeran. Dengan adanya tambahan jaringan transmisi baru ini, lanjut Amin, PLN dapat menambah daya mampu pasok listrik sebesar 60 MW. Sehingga kapasitas total daya mampu dari transmisi Bangkalan/Gilitimur – Ujung/Kenjeran akan meningkat menjadi 260 MW atau naik 30%. Adapun, kata Amin, jaringan transmisi baru ini akan dibangun sepanjang 11,5 kilometer. Nantinya, sirkuit ini akan ditopang oleh 31 tower konstruksi. Berlokasi di Bangkalan, melewati 2 kecamatan, dan 7 desa yakni Kecamatan Burneh, Desa Burneh, Petepan, dan Masaran. Kecamatan Labang, Desa Merkopek, Brigen, dan Baengas.

Artikel Terkait

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan ekspor produk pertambangan beserta turunannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku dan tidak dimaksudkan untuk menghambat ekspor mineral ikutan, termasuk potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terkandung dalam komoditas tambang utama. Penegasan tersebut menjadi salah satu hasil rapat koordinasi lintas kementerian yang membahas implementasi

By Rian Wahyuddin