Tensi Ketegangan Indonesia - Freeport Akan Mereda

Tensi Ketegangan Indonesia - Freeport Akan Mereda
Jakarta, TAMBANG – Indonesia dan Freeport-McMoRan Inc. akan menyepakati penyelesaian divestasi saham Freeport. Kedua belah pihak akan menyepakati finalisasi tata cara pemindahan porsi dalam kerja sama pengelolaan tambang Grasberg.   Perjanjian penyelesaian transaksi antara Freeport, pemerintah Indonesia, dan BUMN PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) akan mencakup jadwal, untuk menyelesaikan masalah pada lisensi pertambangan dan rencana pembangunan smelter.   Selain itu, seperti dilansir Bloomberg, proposal perjanjian tersebut juga akan menjabarkan rencana bagi Freeport untuk menyerahkan kontrol kepada pemerintah, menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut.   Berdasarkan proposal tersebut, Inalum akan merundingkan kesepakatan pada akhir Maret untuk mengakuisisi hak partisipasi Rio Tinto Group dalam kerja sama pengelolaan tambang Grasberg.   Kesepakatan baru ini adalah upaya untuk mencairkan ketegangan antara berbagai  pihak. Setelah sebelumnya Freeport pada September lalu menolak usulan Indonesia mengenai metode divestasi yang diusulkan.  

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin