Target Lifting Minyak 2027 Naik Menjadi 612.500 Barel per Hari

Target Lifting Minyak 2027 Naik Menjadi 612.500 Barel per Hari
Ilustrasi.

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah menargetkan lifting minyak nasional sebesar 612.500 barel per hari (bph) pada 2027.

Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan target lifting minyak yang ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2026 sebesar 610 ribu bph.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan target lifting minyak 2027 telah dibahas dan dikomunikasikan bersama sejumlah kementerian serta pimpinan lembaga terkait.

“Saya beberapa hari lalu komunikasi dengan beberapa kementerian dan pimpinan yang lain itu di sekitar 612.500 barel per hari,” ujar Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, dikutip Senin (7/9).

Menurut Bahlil, target tersebut menjadi salah satu indikator untuk melihat kinerja sektor hulu minyak dan gas bumi, termasuk Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

“Untuk lifting minyak kita sepakat di 612.500 barel,” katanya.

Adapun pada 2026, Kementerian ESDM menargetkan lifting minyak nasional mencapai 610 ribu bph. Dengan demikian, target 2027 meningkat sekitar 2.500 bph, atau sekitar 0,4% dibandingkan target tahun sebelumnya.

Kenaikan target tersebut menunjukkan upaya pemerintah untuk terus mendorong peningkatan produksi migas nasional. Pemerintah juga perlu mengoptimalkan produksi dari lapangan eksisting sekaligus mempercepat pengembangan lapangan baru untuk menjaga pasokan energi nasional.

Target lifting menjadi penting di tengah kebutuhan minyak domestik yang terus meningkat dan tantangan penurunan produksi dari sejumlah lapangan migas yang telah memasuki fase mature.

Melalui peningkatan kinerja hulu migas, pemerintah berharap produksi minyak dan gas nasional dapat semakin kuat sehingga mampu mendukung ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

Selain minyak, pemerintah juga menargetkan lifting gas bumi sebesar 954 ribu million barrels of oil equivalent per day (MBOEPD) pada 2027.

Artikel Terkait

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Jakarta, TAMBANG — Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) menilai penggunaan anak perusahaan atau perusahaan afiliasi sebagai kontraktor jasa pertambangan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan praktik transfer pricing. Hal tersebut disampaikan menyusul terbitnya aturan baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa

By Rian Wahyuddin
Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menghadirkan fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya. Aksi ini sebagai penghubung bagi industri logistik di Jawa Timur, dan konektivitas penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. “Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur

By Rian Wahyuddin
Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi dari Waste4Change melalui kategori Strategic Partnership & Innovation Award atas inisiatif dalam proyek Jasa Konsultan Studi Pendahuluan dan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Apresiasi tersebut diberikan dalam

By Rian Wahyuddin