Tambang Emas Martabe Siap Beroperasi Mei, Target Produksi 60 Ribu Ounces

Tambang emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources (PTAR) dipastikan akan kembali beroperasi pada Mei mendatang setelah sempat terhenti sejak Desember 2025.

Tambang Emas Martabe Siap Beroperasi Mei, Target Produksi 60 Ribu Ounces
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG - Tambang emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources (PTAR) dipastikan akan kembali beroperasi pada Mei mendatang setelah sempat terhenti sejak Desember 2025. Hal ini disampaikan Presiden Direktur PT United Tractors Tbk (UT), Iwan Hadiantoro.

“Sambil mempersiapkan ini, produksi mulai lagi, mungkin dalam satu setengah bulan, pertengahan Mei bisa beroperasi lagi,” ungkap Iwan dalam Konferensi Pers usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 di Jakarta, Kamis (16/4).

PTAR merupakan salah satu entitas bisnis pertambangan yang dimiliki oleh PT United Tractors Tbk (UT). Iwan menambahkan, pihaknya menargetkan produksi emas dari PTAR pada 2026 mencapai sekitar 60 ribu ounces. “Targetnya sekitar 60 ribu ons,” beber Iwan.

Dia juga menyambut positif persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Maret lalu yang mengizinkan Tambang Emas Martabe kembali beroperasi.

“Kita sangat menyambut positif pada bulan Maret dari Kementerian LH memberi persetujuan untuk tambang emas Martabe beroperasi kembali,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini perusahaan masih melakukan berbagai persiapan internal sebelum kegiatan operasional kembali berjalan penuh. Ia menjelaskan, pembukaan kembali tambang memerlukan kesiapan yang matang, mulai dari ketersediaan alat berat, mobilisasi ulang kontraktor tambang, hingga pemanggilan kembali karyawan yang sebelumnya sempat dirumahkan.

“Saat ini secara internal kita sedang dalam proses persiapan operasional. Karena untuk membuka tambang itu banyak sekali faktor-faktor yang harus dipersiapkan. Misalnya, persiapan heavy equipment sudah harus pasti, mobilitas ulang mining contractor, karyawan-karyawan yang sempat kita rumahkan sekarang akan kita panggil kembali,” bebernya.

Selain itu, perusahaan juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas operasional, khususnya dalam aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. Dalam proses tersebut, UT terus menjalin koordinasi dan kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Yang paling penting itu kita berusaha meningkatkan kualitas dan aspek keselamatan serta lingkungan hidup. Tentunya kita terus bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup,” pungkas Iwan.

Artikel Terkait

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Jakarta, TAMBANG - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli. Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada Kasmari (63 tahun), seorang petani yang tinggal di Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, yang saat ini tengah menjalani pengobatan limfoma non-Hodgkin. Penyakit

By Rian Wahyuddin
Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Jakarta,TAMBANG,- Kinerja moncer berhasil dibukukan perusahaan kontraktor tambang, PT Samindo Resources Tbk (“Perseroan”). Emiten berkode MYOH ini berhasil membukukan akselerasi kinerja operasional dan lonjakan profitabilitas yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penguatan ini ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan. Perusahaan mencatat kinerja

By Egenius Soda
Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penguatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keberhasilan sektor

By Rian Wahyuddin
Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendorong pengembangan industri hilirisasi mineral di Indonesia agar tidak berhenti pada produksi bahan setengah jadi. Karena itu, Pemerintah berencana mengevaluasi pembangunan smelter yang hanya menghasilkan produk antara untuk meningkatkan nilai tambah di

By Rian Wahyuddin