Tambang Bauksit Ilegal Malaysia: Seorang WNI Ditangkap

Polusi akibat kegiatan tambang bauksit di Kuantan, Malaysia. Sumber: asiancorrespondent.com   Kuala Lumpur, TAMBANG. Departemen Tanah dan Tambang Pahang menahan dua orang yang melanggar moratorium penambangan dan pengangkutan bauksit, di Kuantan, Ahad lalu. Direktur Departemen Tanah dan Tambang, Datuk Nazri Abu Bakar di media Malaysia Insider kemarin mengatakan, dua orang yang ditahan itu salah satunya merupakan warga negara Indonesia.   ‘’Kami juga menyita satu ekskavator dan kendaraan pengangkut,’’ kata Nazri kepada kantor berita Bernama. Penangkapan itu terjadi menyusul munculnya keluhan dari pemilik lahan yang merasa tidak memberi izin kepada siapa pun untuk menambang.   Pemerintah pusat Malaysia menerapkan penghentian penambangan dan pengangkutan bauksit mulai 15 Januari 2016, menyusul munculnya kerusakan lingkungan dan polusi udara yang mengganggu warga. Ikan di sungai mati bertebaran, terkena racun yang dibawa limbah tanah kegiatan pertambangan.   Total, hingga akhir Januari ini sebanyak 14 orang ditahan Komisi Anti-korupsi Malaysia. Peristiwa terakhir adalah ditahannya seorang asisten manajer Pasdec Holdings Bhd berusia 47 tahun. Ia kedapatan menerima komisi atas penjualan bauksit hasil kegiatan tambang ilegal di lahan milik perusahaan.   Meskipun di Malaysia kegiatan penambangan bauksit ilegal tengah dilarang, para pengusaha pemrosesan di Cina tidak merasa risau. Mereka menilai, pelarangan ini hanya akan berlangsung sementara, mengingat Malaysia mendapatkan banyak keuntungan dari kegiatan ini.
Untuk sementara ini, pelarangan ekspor tidak akan mengganggu industri pengolahan aluminium di Cina, karena para produsen masih memiliki stok berlimpah. Seorang pengusaha smelter di Provinsi Henan, Cina, yakin, setelah tahun baru Imlek ini, Pemerintah Malaysia akan membuka pintu ekspornya. ‘’Mereka dapat duit banyak. Tenaga yang terlibat juga banyak,’’ katanya.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin