Tambang Bauksit Ilegal Bisnis yang Menggiurkan

Tambang Bauksit Ilegal Bisnis yang Menggiurkan
Tambang bauksit ilegal di Kuantan, Malaysia. Sumber: worldpolicy.org
KUALALUMPUR, TAMBANG. PENAMBANGAN bauksit di Kuantan, Malaysia, yang menimbulkan dampak polusi, dugaan korupsi, dan kerusakan lingkungan, adalah bisnis menggiurkan yang melibatkan lebih dari 10.000 orang secara ilegal terlibat dalam bisnis tambang ilegal.   Sebagaimana ditulis koran Malaysia, The Sun Daily, penjaga keamanan tambang ilegal bauksit mendapat upah RM 10.000-40.000 (Rp 31-124 juta sebulan). Para penambang liar itu mulai beroperasi pada 2014 setelah Pemerintah Malaysia memberi lampu hijau, menyusul dihentikannya ekspor mineral mentah oleh Pemerintah Indonesia. Jumlah penambang terus bertambah.   Para penambang liar itu mengangkut bijih bauksit, yang warnanya kemerah-merahan itu, ke lokasi penimbunan di pelabuhan Kuantan, dan menjualnya ke operator pemilik izin ekspor. Ceceran tanah mengandung bauksit bertebaran.   Penambang liar dengan hasil galian minimum 30.000 ton sebulan, dapat menghasilkan duit RM 360.000 (lebih dari Rp 1,1 miliar) dengan menjual barangnya ke pemilik izin ekspor.   Tetapi, operator ilegal yang yang menyewa izin ekspor dapat mengantongi RM 2,7 juta sebulan dari tiap kali mengapalkan bijih bauksitnya ke Cina.   Operator ilegal, baik yang terlibat di pengapalan, pengangkutan di darat, penyewaan lokasi penimbunan, tidak membayar pajak. Kini, dengan dihentikannya untuk sementara ekspor bauksit, para penambang itu harus menata kembali kegiatannya.
Tambang bauksit ilegal di Kuantan, Malaysia. Sumber: worldpolicy.org

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin