Tambang Batu Bara di Kolombia Meledak, 11 Pekerja Meninggal Dunia

Tambang Batu Bara di Kolombia Meledak, 11 Pekerja Meninggal Dunia
Sumber: Reuters.com
Jakarta, TAMBANG – Sebuah ledakan terjadi di tambang batu bara Kolombia. Otoritas setempat menyebut insiden ini menyebabkan 11 pekerja meninggal dunia dan 10 orang terjebak di bawah tanah. Gubernur Provinsi Cundinamarca, Nicola Garcia kepada wartawan mengatakan bahwa para korban terperangkap sekitar  700-900 meter. Peristiwa ini terjadi pada selasa malam (14/3) di daerah pedesaan Sutaatausa, sekitar 75 km (46 mil) utara Bogota. “Orang-orang terperangkap antara 700 dan 900 meter,” kata Nicola, dilansir dari Reuters, Kamis (16/3). Dia menyebut bahwa pihaknya telah menambahkan lebih dari 100 petugas penyelamat  untuk melakukan proses evakuasi dan pencarian korban. Presiden Kolombia, Gustavo Francisco Petro Urrego menyebut bahwa pemerintah Kolombia akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan para korban yang masih terjebak di bawah tanah. Di laman media sosialnya dia juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban. “Kami melakukan segala upaya dengan pemerintah Cundinamarca untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak,” kata Presiden Gustavo Petro di Twitter. “Pelukan solidaritas untuk para korban dan keluarga mereka,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Jakarta,TAMBANG,- Sektor pertambangan Indonesia diperkirakan masih akan mengalami dinamika. Secara keseluruhan tahun 2026 sektor ini akan mengalami tekanan baik dari internal yakni dalam negeri maupun situasi gobal. Tenaga Ahli Profesional Kekayaan Alam, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menjelaskan sektor tambang akan mengalami koreksi di paruh pertama tahun ini. Kemudian

By Egenius Soda
Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan, energi, konstruksi, hingga migas sedang menghadapi sejumlah tantangan operasional. Di tengah kebutuhan produksi yang tinggi, perusahaan juga dituntut untuk menjaga efisiensi, mengurangi downtime, dan memastikan alat berat tetap bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Dalam penggunaan mesin

By Egenius Soda