Tak Tergeser, Elia Massa Tetap Dirut Pertamina

Tak Tergeser, Elia Massa Tetap Dirut Pertamina
Deputi Bidang Pertambangan Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno dan Komisaris Pertamina Tanri Abeng, saat konferensi pers di Kementerian BUMN, Selasa (13/2)
Jakarta, TAMBANG – Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik, dipastikan tidak tergeser dari posisinya dalam perubahan struktur direksi Pertamina.   Deputi Pertambangan Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, mengatakan, kabar adanya perubahan struktur direksi Pertamina memang benar. Namun untuk posisi Elia Massa Manik tetap dipertahankan.  Hal ini dikatakannya, untuk menepis beredarnya  informasi, posisi Elia Massa akan digantikan oleh M Iskandar.   “Tidak ada pergantian Dirut. Pak Massa aman,” kata Fajar, di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (13/2).   Selain itu, Fajar juga menegaskan, Pertamina tidak menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dikabarkan akan dilakukan pada Selasa (13/2).  “Hari ini hanya penyerahan tugas anggota direksi perusahaan,” ujar Fajar.   Menurutnya, agenda penyerahan tugas digelar untuk menyetujui perubahan struktur direksi Pertamina. Hasilnya, Direktorat Gas resmi dihapus, dan otomatis, Yenny Andayani yang menjabat sebagai Direktur juga diberhentikan.   “Menindaklajuti rencana holding, Direktorat Gas Pertamina dihilangkan,” papar Fajar. (muflihun hidayat)

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin