Tahun 2014 Laba Pertagas Naik 12 Persen

Tahun 2014 Laba Pertagas Naik 12 Persen

Jakarta-TAMBANG. Di tengah kecenderungan menurunya kinerja bisnis sektor energi, PT Pertamina Gas (Pertagas) pada tahun 2014 justru tumbuh secara signifikan. Laba bersih perusahaan pada 2014 sebesar US$ 178,7 juta, naik 12% dibanding tahun 2013 sebesar US$ 158,4 juta.

Hendra Jaya, Presiden Direktur Pertagas mengatakan, kenaikan laba perusahaan diperoleh dari kenaikan pendapatan usaha perusahaan pada 2014 sebesar US$ 698,6 juta, naik sebesar 12% dari tahun 2013 sebesar US$ 615 juta.

“Pencapaian kinerja di tahun 2014 sangat luar biasa, dimana perusahaan berhasil membukukan angka psikologis laba bersih sebesar US$ 178,7 juta, selain berbagai prestasi dan penghargaan di lingkungan Pertamina, Nasional dan Internasional,” jelas Hendra dalam keterangan persnya, Kamis (26/2).

Selain kinerja finansial, Pertagas juga menunjukkan kinerja operasional yang membanggakan. Dari seluruh lini bisnis, hampir semuanya mengalami peningkatan. Volume niaga gas pada 2014 mencapai 40.979 BBTU meningkat 21% dari tahun sebelumnya 33.866 BBTU.

Lifting LPG 2014 sebesar 385 ton/day meningkat 48% dari tahun sebelumnya sebesar 259 ton/day. Sementara transportasi minyak (nett) pada tahun 2014 mencapai 12.880 BOPD meningkat 4,2 dari tahun sebelumnya 12.352 BOPD.

Sementara itu untuk kinerja investasi, Hendra menjelaskan Pertagas pada 2014 agresif mengembangkan berbagai proyek antara lain; Proyek Pipa gas Muara Karang-Muara Tawar, Proyek Pipanisasi Semarang-Gresik.

Perkembangan proyek lain, pipanisasi Porong-Grati, dan Pipanisasi Belawan-KIM-KEK. Dua proyek yang baru saja rampung dan beroperasi adalah pipanisasi Arub-Belawan dan Arun Receiving & Regasification Terminal.

Selain itu kata Hendra, selama tahun 2014, PT Pertamina Gas juga menunjukkan kinerja sosial yang positif. Pada tahun tersebut Pertagas melaksanakan program CSR dengan total lebih Rp 3,5 Miliar meliputi bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat serta donasi untuk bantuan sosial kemanusiaan di wilayah bencana. Salah satu bentuk CSR Pertagas saat ini adalah Program Desa Binaan di Desa Tegalgede, Cikarang Selatan, Bekasi Jawa Barat.

Artikel Terkait

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin
Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Jakarta, TAMBANG - PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan industri energi dan pertambangan tidak hanya dibangun melalui mesin dan infrastruktur, tetapi juga melalui pendidikan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Semangat inilah yang mendorong Parama Energi memperkuat akses pendidikan serta pengembangan kapasitas

By Rian Wahyuddin