Taat Aturan, Izin JRBM Tetap Terjaga

Taat Aturan, Izin JRBM Tetap Terjaga

Jakarta,TAMBANG,-Perusahaan tambang emas nasional PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) sejak beroperasi pada 2012 selalu mematuhi peraturan perundangan yang berlaku dan menjalankan kegiatan usaha pertambangannya sesuai dengan ketentuan. Kontribusinya kepada pendapatan negara, pemerintah daerah dan masyarakat dilaksanakan dengan konsisten sesuai aturan. Hubungannya dengan masyarakat pun terjaga dengan baik.

Sebagai regulator, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), serta Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap JRBM. Hasilnya menunjukkan bahwa kegiatan usaha perusahaan ini selalu memenuhi standar yang ditetapkan, sehingga tidak ada alasan untuk mempertanyakan perizinan yang dimiliki oleh perusahaan ini.

Pemerintah Kabupaten Bolmong melalui Kepala Badan Keuangan Daerah, Drs Ashari Sugeha, memberi apresiasi yang tinggi terhadap JRBM untuk daerah. Salah satunya dalam meningkatkan pendapatan daerah, penyerapan tenaga kerja, serta pembinaan dan pembangunan masyarakat di sekitar lokasi operasi.

‘’Kami sangat mengapresiasi atas kontribusi JRBM selama ini di Bolmong, mulai dari Pendapatan Asli Daerah, menyerap tenaga kerja serta membantu dalam pembangunan. Ini menjadi contoh yang baik. Tidak hanya JRBM, Bolmong terbuka untuk investasi lain yang akan masuk ke daerah ini dan bisa berkontribusi,” ujar Sugeha yang juga mantan Sekretaris Daerah Bolmong.

Hal lain juga diurai Pemerintah Kabupaten Bolsel melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Nasarudin Gobel. Pihaknya mendukung penuh setiap program yang dibuat JRBM terkait dengan perannya untuk daerah. Salah satunya, Forum Diskusi Masyarakat (FDM) yang menjadi wadah untuk membahas berbagai aspek, mulai dari sosial hingga lingkungan secara bersama-sama dengan semua elemen masyarakat. “Lewat FDM juga bisa menjadi wadah untuk mencari solusi dari berbagai persoalan demi mewujudkan keberlanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ungkapnya, sembari menegaskan FDM yang diadakan oleh JRBM adalah wadah yang efektif untuk saling berdiskusi dan mencari solusi terkait isu-isu yang berkembang, mulai dari Tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

Direktur Utama JRBM, Anang Rizkani Noor mengatakan, JRBM memperhatikan aspek lingkunan, sosial, maupun tata kelola (ESG) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan usaha.

“ESG telah diterapkan banyak perusahaan tambang di Indonesia dan dunia dalam operasinya untuk mewujudkan pertambangan berkelanjutan,” tandas Anang. Perusahaan menjalankan dan mengevaluasi kinerja ESG dengan melihat faktor keseimbangan, transparansi, dan dampak positif bagi pemangku kepentingan

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin