Suspensi Saham BUMI dan BIPI Dibuka

Suspensi Saham BUMI dan BIPI Dibuka

Jakarta – TAMBANG. Dua emiten tambang mulai diperdagangkan kembali di pasar regular dan pasar tunai sejak Rabu (1/7). Kedua emiten tersebut adalah PT Bumi Resources, Tbk (BUMI) dan PT Benakat Integra, Tbk (BIPI).

Hal tersebut diberlakukan Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusul telah disampaikannya laporan keuangan tahunan teraudit per 31 desember 2014. Selain itu, denda pun sudah dibayarkan oleh kedua perseroan.

“Bursa memutuskan untuk melakukan pencabutan penghentian sementara,” ujar Kepala divisi penilaian perusahaan Group I, I Gede Nyoman Yetna, di Jakarta, Rabu (1/7).

Dari enam emiten yang sempat tercatat mendapatkan penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek di pasar regular dan pasar tunai, 5 diantaranya adalah emiten tambang.

Selain PT Benakat Integra, Tbk (BIPI) dan PT Bumi Resources, Tbk (BUMI), tiga emiten tambang lain yang terkena sanksi akibat belum mengumpulkan laporan keuangan teraudit adalah PT Borneo Lumbung Energi & Metal, Tbk (BORN), PT Permata Prima Sakti, Tbk (TKGA), serta PT Berau Coal Energy, Tbk (BRAU)

Suspensi tersebut dikenakan sebagai sanksi terkait kewajiban penyampaian Laporan Keuangan Auditan per 31 Desember 2014. Ini merujuk pada ketentuan Bursa Efek Indonesia Nomor II.63. Berdasarkan peraturan yang berlaku, otoritas bursa telah memberikan tiga kali peringatan tertulis serta sanksi tambahan berupa pengenaan denda.

“Kepada perusahaan tercatat yang terlambat menyampaikan laporan keuangan dan denda atas keterlambatan tersebut,” ujar kepala Divisi Penialian Perusahaan Group 1, I Gede Nyoman Yetna, dalam rilis yang diterbitkan Selasa (30/6).

Artikel Terkait

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin