Sukses Turunkan Emisi, BUMI Grup Raih 4 Penghargaan

Penghargaan BUMI

Jakarta, TAMBANG – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan anak usahanya, PT Kaltim Prima Coal (KPC) meraih empat penghargaan bidang Transparansi dan Penurunan Emisi Korporasi Terbaik 2024. Acara tersebut diselenggarakan oleh Investortrust dan Bumi Global Karbon Foundation (BGK) di Jakarta (29/5).

Presiden Direktur PT Bumi Resources Tbk Adika Nuraga Bakrie, mengatakan BUMI Grup berkomitmen memitigasi perubahan iklim. Salah satunya dengan gencar mengurangi emisi karbon yang dihasilkan perusahaan.

“BUMI bersama dengan unit usaha kami, KPC dan Arutmin Indonesia, berkomitmen tinggi untuk memitigasi perubahan iklim melalui upaya-upaya pengurangan emisi yang dihasilkan operasional perusahaan,” ucap Adika dalam keterangannya, Jumat (7/6).

“Komitmen BUMI dapat dilihat pada laporan keberlanjutan yang disusun sesuai dengan standar nasional maupun internasional dan untuk menjaga kredibilitas, laporan keberlanjutan BUMI telah di-assurance oleh pihak independen ketiga,” imbuhnya.

Penghitungan penurunan emisi dalam ajang ini dilihat dari data sustainable report 2023 masing-masing perusahaan. Berdasarkan hal tersebut, BUMI mendapatkan dua penghargaan tertinggi, yaitu Green Elite dan Gold Plus.

Di samping itu, sejalan dengan BUMI, KPC juga berhasil meraih dua penghargaan, yakni Green Elite dan Silver Plus. Penghargaan Green Elite merupakan kategori penghargaan yang menunjukkan transparansi penurunan emisi korporasi, sedangkan Silver Plus dan Gold Plus menunjukkan transparansi perhitungan emisi korporasi.

Pencapaian tersebut merupakan hasil penilaian berdasarkan transparansi pengungkapan data emisi karbon yang dihasilkan secara langsung maupun tidak langsung dan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) yang termasuk dalam laporan keberlanjutan BUMI dengan standar POJK 51 tahun 2017 dan Global Reporting Initiative.

Pada tahun 2023, BUMI bersama KPC dan Arutmin Indonesia melakukan sejumlah program pengurangan emisi gas rumah kaca—seperti penggunaan biodiesel (B30) dan solar panel—yang telah berhasil mengurangi emisi GRK sebesar 410.411,9 ton Co2 equivalent.

Artikel Terkait

Teknologi Backfilling Dinilai Cocok Diterapkan di Pertambangan Indonesia

Teknologi Backfilling Dinilai Cocok Diterapkan di Pertambangan Indonesia

Jakarta,TAMBANG,- Dalam industri pertambangan, istilah tailing atau limbah sisa proses pengolahan mineral sering kali menjadi perhatian serius. Bukan sekadar urusan teknis, pengelolaan tailing kini menyangkut aspek kepercayaan publik, keselamatan kerja, hingga keberlanjutan lingkungan. Selama ini, metode Tailing Storage Facility (TSF) atau fasilitas penyimpanan di permukaan menjadi pendekatan yang

By Egenius Soda
Astrindo-Humpuss Tandatangani MoU Strategis Pengembangan Proyek Energi dan Infrastruktur Industri

Astrindo-Humpuss Tandatangani MoU Strategis Pengembangan Proyek Energi dan Infrastruktur Industri

Jakarta, TAMBANG - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (“Astrindo” atau “Perseroan”, atau “BIPI”), perusahaan investasi yang berfokus pada infrastruktur energi terintegrasi, terus melanjutkan transformasi strategis bisnisnya melalui penguatan portofolio investasi yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan dan pengembangan sektor energi masa depan. Perseroan dan PT Humpuss (“Humpuss”) telah menandatangani Nota Kesepahaman

By Rian Wahyuddin