Sudirman Said Penuhi Panggilan Kejaksaan Agung

Sudirman Said Penuhi Panggilan Kejaksaan Agung
Jakarta-TAMBANG. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said pagi ini memenuhi undangan pemeriksaan Kejaksaan Agung. Pemeriksaan itu terkait laporan Sudirman mengenai lobi “bawah tanah” antara Ketua DPR RI, Setya Novanto dan seorang pengusahan berinisial MR dengan Direktur Utama PT Freeport Indonesia.   Sudirman sebelumnya sudah melaporkan kejadian ini kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan sudah mengikuti persidangannya sebagai pelapor pekan lalu. Namun oleh Kejaksaan Agung, kasus ini dianggap memiliki nilai pelanggaran pidana, selain pelanggaran etika. Maka dari itu Kejaksaan Agung merasa membutuhkan keterangan Sudirman sebagai pelapor.   Dalam keterangannya Senin (7/12), Sudirman mengatakan dirinya sudah menerima panggilan Kejaksaan pada pekan lalu. Saat itu ia masih berdinas di Austria untuk menghadiri sidang OPEC.  Menurut Sudirman, pada saat ia memberikan keterangan di MKD, dirinya telah mengatakan, apabila penegak hukum menyimpulkan ada unsur pelanggaran hukum sudah pasti akan ada langkah langkah yang dilakukan.   “Saya percaya masyarakat dan elit kita masih jauh lebih banyak yang menghendaki etika dan hukum ditegakkan, dari pada yang punya orientasi sebaliknya: melemahkan dan menghancurkan etika dan hukum,” ujar Sudirman dalam keterangan persnya, Senin (7/12).   Dia merasa kedatangan dirinya pagi ini sudah memenuhi permintaan Jaksa Agung dan sudah memberikan keterangan yang diminta.  “Sebagaimana saya berikan kepada MKD, seluruh yang saya tahu telah saya sampaikan sejujur jujurnya.   Apabila nanti ada keterangan tambahan yang diperlukan pasti saya akan datang lagi, jika dipanggil kembali,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin