Menteri ESDM : Belum Ada Relaksasi Ekspor Mineral

Jakarta – TAMBANG. Menteri ESDM Sudirman Said menegaskan tidak akan ada relaksasi ekspor mineral selama UU no.4 tahun 2009 belum direvisi. Ia pun menegaskan komitmen Kementrian ESDM untuk tetap mendorong hilirisasi. “Kebijakan hilirisasi tetap dipegang selama UU belum direvisi. Kita juga ingin meminta pertimbangan dari parlemen. Ketika PP Nomor 1 Tahun 2014 muncul harga tambang sedang merosot. Tapi jangan buru-buru kita relaksasi ekspor mineral mentah, itu akan direspons negatif,” ujarnya usai bertemu KADIN Indonesia di Menara Kadin kamis (10/3). Sudirman juga berempati kepada pelaku usaha yang mengalami tekanan cash flow sehubungan dengan hal ini. Tapi dirinya juga ingin menghormati dan memberikan apresiasi kepada pengusaha yang sudah membangun smelter. Menteri Sudirman juga akan meminta pertimbangan parlemen, karena tidak bisa dipungkiri bahwa pada 2014 ketika UU ini muncul, harga mineral terus merosot. Di tempat yang sama Ketua KADIN Indonesia Rosan P. Roeslani mengaku pernah membicarakan mengenai keberadaan smelter ini. KADIN juga sudah melihat bahwa UU harus tetap berjalan sesuai dengan waktu dan target yang dicanangkan, tapi memang untuk pembangunan ini biayanya tidak sedikit. “Kita memang harus fair untuk melihat dan memacu para pengusaha, memberikan waktu untuk mereka bernegosiasi dan menyiapkan secara keseluruhan,” jelasnya.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin