Soal Kasus PLTU Riau, Pemerintah Belum Berencana Rombak Direksi PLN 

Soal Kasus PLTU Riau, Pemerintah Belum Berencana Rombak Direksi PLN 
Direktur Utama PLN saat Konferensi pers di kantor pusat PLN, Senin (16/7)
Jakarta, TAMBANG – Pemerintah belum berencana melakukan perombakan direksi Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal ini disampaikan untuk menanggapi soal dorongan pergantian direksi PLN, setelah munculnya kasus kasus korupsi PLTU Riau 1.   Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, pihaknya belum memiliki agenda pembahasan ke arah perombakan direksi PLN.   “Belum ada (rencana) perombakan,” ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator  Bidang Kemaritiman, Kamis (20/9) malam.   Saat ditanya, apakah pemerintah punya rencana mengevaluasi kinerja PLN ? khususnya pasca dipanggilnya jajaran direksi PLN oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, Edwin hanya menjawab singkat.   “Kalau evaluasi direksi tidak usah diminta kita tiap tahun sudah evaluasi,” ucap Edwin.   Sebelumnya, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan, Arya Bima meminta Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas untuk mengevaluasi direksi PLN yang terseret kasus dugaan suap PLTU Riau 1.   Menurut Arya, evaluasi terhadap direksi dibutuhkan agar kasus tersebut tidak mengganggu target-target pekerjaan PLN yang telah ditetapkan dan masuk dalam proyek prioritas nasional.   Untuk diketahui, KPK telah melakukan penggeledahan rumah Direktur Utama PLN, Sofyan Basir. Rumah tersebut diduga dipakai untuk menggelar pertemuan-pertemuan yang membahas proyek PLTU Riau.   Saat ini, penyidik KPK masih menelusuri sejumlah barang bukti elektronik yang berhasil diamankan KPK dari rumah Sofyan dan ruang kantor di PLN.

Artikel Terkait

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda