SKK Migas Raih Dua Penghargaan ISO

Jakarta-TAMBANG. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memperoleh dua sertifikat International Organization for Standardization (ISO) dari The British Standards Institution (BSI). Kedua Sertifikat tersebut adalah ISO 9001: 2015 tentang implementasi Sistem Manajemen Mutu dan ISO 27001: 2013 mengenai implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi dengan area sertifikasi pada tiga unit layanan pengadaan (ULP) SKK Migas Pusat, Perwakilan Kalimantan-Sulawesi, dan Perwakilan Sumatera Bagian Selatan. Sertifikasi ini diserahkan Managing Director BSI Yuan Bambang Handayana kepada Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi di kantor SKK Migas, Jakarta, Senin (19/6) petang. “Kami terus memperbaiki diri agar dapat terus lebih baik sebagai institusi,” kata Amien. Sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan proses pengadaan di lingkungan SKK Migas dan meningkatkan kemampuan personil dalam menjalankan implementasi sesuai dengan proses bisnis yang berlaku. Selain itu, tingkatkan kinerja organisasi dalam memenuhi persyaratan bisnis, standar, dan pemenuhan persyaratan regulasi yang harus diterapkan, serta memastikan kesiapan seluruh sumber daya untuk menjalankan proses bisnis yang telah teridentifikasi. “Jangan puas setelah sertifikasi, ke depan kinerja pengadaan dan manajemen keamanan informasi harus terus meningkat kualitasnya. Setiap tahun SKK akan diaudit supaya tetap bisa mempertahankan kualitas sesuai standar internasional,” kata Yuan. Yuan memberi apresiasi dan mengucapkan selamat atas pencapaian SKK Migas ini. Sertifikasi diberikan kepada perusahaan dan institusi yang memiliki prosedur, bisnis proses, dan indikator kinerja kunci (KPI) yang jelas. Menurutnya, lembaga yang mendapat ISO 9001: 2015, saat ini jumlahnya sekitar 10.000 di Indonesia. Sedangkan ISO 27001: 2013 masih sekitar 100 perusahaan dan institusi yang memeroleh sertifkat tersebut. “SKK Migas termasuk yang terdepan dalam sistem informasi. Sertifikasi ini (ISO27001:2013) diwajibkan pemerintah agar seluruh perusahaan paling lambat tersertifikasi pada akhir 2018,” terang Yuan

Artikel Terkait

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Jakarta, TAMBANG — Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) menilai penggunaan anak perusahaan atau perusahaan afiliasi sebagai kontraktor jasa pertambangan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan praktik transfer pricing. Hal tersebut disampaikan menyusul terbitnya aturan baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa

By Rian Wahyuddin
Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menghadirkan fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya. Aksi ini sebagai penghubung bagi industri logistik di Jawa Timur, dan konektivitas penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. “Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur

By Rian Wahyuddin
Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi dari Waste4Change melalui kategori Strategic Partnership & Innovation Award atas inisiatif dalam proyek Jasa Konsultan Studi Pendahuluan dan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Apresiasi tersebut diberikan dalam

By Rian Wahyuddin