Semarakan YMCC 2021, PTAR Gelar Webinar E-Coaching Jam

Semarakan YMCC 2021, PTAR Gelar Webinar E-Coaching Jam

Jakarta,TAMBANG,- Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR), turut berkolaborasi dalam kegiatan Youth Mining Camp Competition (YMCC) 2021. Kegiatan ini digagas oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta.

Partisipasi Tambang Emas Martabe diwujudkan melalui webinar E-Coaching Jam (ECJ) dengan menampilkan Wira Dharma Putra, Senior Manager Processing  PTAR, sebagai narasumber. Acara Webinar ini dilaksanakan pada Sabtu, 19 Juni 2021 dan diikuti sekitar 350 mahasiswa dari UPN Yogyakarta. Hadir juga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam webinar E-Coaching Jam tersebut Wira Dharma Putra menyampaikan presentasinya bertema “Martabe Gold Mine: Technological Innovation for Mining Sustainability”. Dalam presentasinya, Wira Dharma Putra menjelaskan konsep dan penerapan inovasi teknologi di Tambang Emas Martabe dalam menciptakan industri pertambangan yang berkelanjutan.

Wira memberi gambaran industri pertambangan secara riil kepada para mahasiswa yang nantinya akan berkarya di industri pertambangan. “PTAR juga berkesempatan berbagi informasi tentang kontribusi perusahaan untuk masyarakat, upaya-upaya pengelolaan lingkungan serta manfaat keberadaan tambang yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,“ lanjut Wira.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono menyatakan sebuah kehormatan bagi PTAR bisa mendukung kegiatan Young Mining Camp Competition (YMCC) yang diselenggarakan HimpunanTeknik Pertambangan UPN “Veteran” Yogyakarta.

“ECJ kali ini merupakan ECJ kedua di tahun 2021, dimana sebelumnya Agincourt Resources bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) bulan Maret 2021 lalu,” kata Katarina.

Katarina menegaskan dukungan ini merupakan wujud komitmen Tambang Emas Martabe dalam mendukung peningkatan kualitas dunia pendidikan di Indonesia, di mana melalui ECJ, para mahasiswa dari berbagai jurusan terkait pertambangan diharapkan bisa mendapatkan ilmu serta pemahaman baru mengenai industri pertambangan, sehingga nantinya lebih siap dalam memasuki dunia kerja. 

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2014, ECJ telah berhasil menjembatani diskusi lebih dari 40 ahli pertambangan dengan lebih dari 3.000 orang mahasiswa di seluruh Indonesia. Program E-Coaching Jam ini mendapatkan penghargaan CSR Indonesia Awards pada 2019.

Niken Seviola, mahasiswi Teknik Pertambangan UPN 2019 menyatakan dari mengikuti E-Coaching Jam ini dirinya mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru terkait pengolahan mineral emas yang tidak didapat dari perkuliahan.

“Penyampaian materinya pun sangat detil dan memunculkan rasa ingin tahu, jadi sangat menambah wawasan dan membuat saya update terhadap teknologi inovasi baru yang sedang berkembang saat ini. Terimakasih kepada YMCC dan Agincourt Resources yang telah menyelenggarakan E-Coaching Jam ini, terimakasih pula untuk Bapak Wira yang sudah memberikan materi,” kata Niken.

Senada dengan Niken, Rezky Aditya Langkadja, mahasiswa Teknik Pertambangan UPN 2019 menyatakan materi yang disampaikan memberikan informasi mengenai teknologi pertambangan emas berkelanjutan.

“Sebagai mahasiswa tambang yang nantinya setelah lulus akan menjadi ahli tambang tentu saja materi yang diberikan sangat memberikan manfaat bagi saya dan teman-teman saya. Selain itu juga, dengansharing-sharing bersama pemateri tentu saja memberikan kita pandangan mengenai dunia pekerjaan terlebih di PT Agincourt Resources,” kata Rezky.

Youth Mining Camp Competition 2021 (YMCC 2021) merupakan ajang kompetisi bidang pertambangan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan UPN “Veteran” Yogyakarta. Lewat YMCC, setiap peserta dari berbagai universitas akan saling berkompetisi, menjalin jaringan, serta bertukar pengalaman antar mahasiswa pertambangan dari seluruh Indonesia.

YMCC bertujuan meningkatkan kompetensi dan pengetahuan tentang dunia pertambangan dan juga melatih daya saing secara sehat dan sebagai dorongan untuk membentuk generasi tambang yang unggul di masa depan.

YMCC merupakan kegiatan rutin dua tahunan sebagai pengembangan dari program kerja Yogya Mining Competition (YMC) yang sebelumnya dilaksanakan dalam skala provinsi selama 8 tahun berturut-turut. Kemudian sejak tahun 2016, YMC berkembang lebih besar menjadi YMCC dan berskala nasional.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin