Sambangi Papua, Jonan Berikan Lampu Tenaga Surya

Sambangi Papua, Jonan Berikan Lampu Tenaga Surya
Menteri ESDM Ignasius Jonan saat memberikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) ke masyarakat Tambrauw Papua Barat (Foto: Kementerian ESDM)
Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, memberikan 12 Box Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) kepada perwakilan warga Tambrauw, Papua Barat, Selasa (13/2).   Jonan yang bersamaan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Warabiai, Desa Jokte, Kecamatan Sausapor, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat, mengatakan, satu box lampu ditujukan untuk satu rumah, dengan kekuatan mampu melistriki 4 lampu dengan daya 25 Watt.   “Ini dibantu pemerintah melalui APBN kepada setiap rumah yang belum ada layanan kelistrikan,” jelas Jonan, dalam keterangan resminya, Rabu (13/4).   Secara keseluruhan, pemerintah memberikan LTSHE kepada warga Tambrauw sebanyak 539 unit. Pembagiannya merata hingga 12 desa yang tersebar di 5 kecamatan. “Kalau misalnya di daerah yang sangat sulit, sangat terpencil dan PLN belum ada program, tolong Pak Bupati dan Pak Gubernur sampaikan usulan ke saya, kirim surat ke saya untuk ditambah LTSHE,” kata Jonan.  

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin