Saham Latinusa di Suspen

Jakarta – TAMBANG. Saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau Latinusa dihentikan (suspen) oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I perdagangan tanggal 19 April 2016. Penghentikan ini disebabkan dikarenakan peningkatan harga kumulatif yang signifikan. “Penghentian PT Pelat Timah Nusantara karena peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebesar Rp129 atau 153,57% dari harga penutupan RP84 pada tanggal 2016 menjadi Rp213 pada tanggal 18 April 2016,” ujar Irvan Susandy, kepala pengawasan transaksi BEI selasa (19/4). Irvan menjelaskan, penghentian ini dilakukan sementara di pasar reguler dan pasar tunai. Terhitung sejak tanggal 19 April 2016 mulai perdagangan sesi I sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut. Dalam satu bulan ini, sudah kedua kalinya saham Latinusa dihentikan karena adanya peningkatan harga kumulatif. Sebelumnya saham Latinusa di suspen pada tanggal 14 april karena penignkatan harga kumulatif sebesar Rp83 atau 98,91%, yaitu dari harga penutupan 8 april sebesar Rp84 menjadi RP167 pada tanggal 13 april 2016.

Artikel Terkait

PERHAPI, IAGI dan PERMINAS Sepakat Mulai Garap Data Mineral Tanah Jarang Indonesia

PERHAPI, IAGI dan PERMINAS Sepakat Mulai Garap Data Mineral Tanah Jarang Indonesia

Jakarta,TAMBANG,- Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS). Ketiga pihak ini sepakat untuk melakukan validasi, estimasi dan pelaporan sumber daya dan cadangan logam tanah jarang di Indonesia. Kegiatan penandatanganan nota kesepakatan ini dilaksanakan di

By Egenius Soda