Saham Asia Masuk Zona Merah

Saham Asia Masuk Zona Merah
Jakarta, TAMBANG – Laju sejumlah indeks saham Asia melemah masuk ke zona merah, seiring imbas pelemahan laju bursa saham AS setelah sejumlah imbal hasil obligasi AS mengalami kenaikan tajam.   Binaartha Institutional Research, pada Selasa (2/4), menganalisis, imbas dari kenaikan tersebut dan dibarengi dengan penurunan saham-saham teknologi, berimbas negatif pada pergerakan bursa saham Asia.   Nikkei melemah dengan tekanan pada saham-saham teknologi meski diimbangi dengan kenaikan saham-saham asuransi, bank, dan pelayaran. Kospi melemah dengan tekanan pada saham-saham otomotif dan ritel. Begitupun dengan sejumlah saham-saham Tiongkok yang juga ikut melemah.   Beralih ke Eropa. Bursa saham Eropa mampu bergerak positif, seiring respon positif pelaku pasar terhadap sejumlah rilis kinerja emiten. Indeks pan-European Stoxx600 naik 0,37 persen dengan dorongan pada sebagian besar sektor meski diimbangi dengan pelemahan pada sektor media setelah adanya pemangkasan target harga beberapa emiten oleh J.P Morgan. Saham-saham di sektor manufaktur dan bank mampu memberikan sentimen positif dengan dukungan rilis kinerja sejumlah emitennya.   Sementara itu, di Amerika Serikat (AS), pasca melemah, laju bursa saham AS di awal pekan ini mampu bergerak positif. Pelaku pasar mencoba bersikap positif terhadap imbas kenaikan suku bunga The Fed, terhadap kinerja sejumlah emiten yang terbantukan dengan kenaikan tersebut. Saham-saham perlengkapan konsumer mampu memimpin kenaikan. Kenaikan ini berimbas pada penguatan di saham-saham sektor lainnya dan juga dipengaruhi antisipasi perkiraan positif terhadap rilis kinerja sejumlah emiten a.l Alphabet, 3M, Amazon, dan Chevron   Binaartha Kalender 24 April 2018 GMCW, Awal perdagangan saham dengan nilai nominal Rp100,- di Pasar Reguler dan Nego.   BNGA, RUPST 14.00 WIB. The Financial Hall Graha CIMB Niaga, Lantai 2 Jl. Jenderal Sudirman.   BNLI, RUPST 14.00 WIB. Nusantara Room, Gedung WTC II, Lantai 21 Jl. Jend. Sudirman   FASW, RUPST 10.30 WIB. Mercantile Athletic Club, World Trade Center, Lantai 18.   WIKA, RUPST 14.00 WIB. WIKA Tower 2 Ruang Serbaguna Lt. 17 JI. D.I. Panjaitan Kav.10.   BFIN, Cum dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi Rp 16,- per saham.   MLBI, Cum dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi Rp 487,- per saham.   PANS, Cum dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi Rp 120,- per saham.   PPRO, Cum dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi Rp 1,- per saham.   PTRO, Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi USD 0.004462,- per saham.   UNTR, Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi Rp 893,- per saham.   ANTM, Cum dividen di Pasar Tunai dan recording date Rp 2,- per saham.   BOLT, Cum dividen di Pasar Tunai dan recording date Rp 32,- per saham.   LINK, Cum dividen di Pasar Tunai dan recording date Rp 120,- per saham.   ARNA, Pembagian dividen Rp 12,- per saham.   BBTN, Pembagian dividen Rp 57,- per saham.  

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin