RMK Energy Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir di Lahat dan Muara Enim

RMK Energy Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir di Lahat dan Muara Enim
Jakarta, TAMBANG – Perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa logistik batu bara, PT RMK Energy Tbk (RMKE), melalui anak usaha PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) dan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO), menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako bagi korban bencana alam banjir di dua desa di Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan. “RMK Energy turut prihatin dan berharap warga terdampak bencana banjir dapat segera bangkit dan pulih kembali. Respons cepat dari semua pihak, termasuk perusahaan, dapat membantu penanggulangan pascabencana,” kata Direktur Operasional PT RMK Energy, William Saputra dalam keterangan tertulis yang diterima tambang.co.id, Senin (13/3). RMK Energy menyalurkan bantuan sembako, seperti beras, mie instan, air mineral dan gula, kepada para korban bencana banjir melalui posko bantuan di Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkai, Kabupaten Lahat dan Desa Tanjung Raman, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim. “Kami berharap bantuan sembako ini dapat meringankan kesulitan yang dialami para korban banjir di Kabupaten Lahat maupun Kabupaten Muara Enim,” kata Sri Ismono, CSR Superintendent PT TBBE, pada Minggu. Dia menambahkan sebanyak 66 Kepala Keluarga (KK) atau 196 jiwa terdampak di Desa Keban Agung, sementara itu sebanyak 186 KK yang terdampak di Desa Tanjung Raman. Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan Sungai Lematang meluap sehingga terjadi banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muara Enim pada Kamis (9/3). Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), seorang warga meninggal, ratusan rumah terendam dan sejumlah akses utama terputus akibat bencana ini. Bantuan sembako dari PT TBBE dan PT RMKO diserahkan oleh perwakilan kedua perusahaan yaitu Sri Ismono, Adhi Wiyanto (HSE Corporate), dan Hendrix Dery Pratama (CSR Officer) kepada penanggung jawab posko banjir di masing-masing desa. PT TBBE, anak usaha PT RMK Energy, merupakan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang beroperasi di Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim. Sementara itu, PT RMKO adalah kontraktor tambang yang beroperasi di TBBE dan fasilitas stasiun muat batubara milik RMK Energy yang terintegrasi dengan rel kereta. Kinerja Perusahaan Pada bulan Januari 2023, RMK Energy berhasil mengangkut batu bara sebesar 623,99 ribu ton batu bara. Capaian ini menjadi yang tertinggi selama 5 tahun terakhir atau meningkat 99,67 persen year on year. Sementara pada Desember tahun lalu, RMKE berhasil mengangkut 871,2 ribu ton batu bara. Angka ini merupakan volume jasa tertinggi selama tahun 2022, atau melonjak signifikan sebesar 78,7% YoY. Pada 4Q 2022 saja, RMKE mengangkut 2,4 juta ton batu bara atau meningkat 63,2% YoY. Hingga akhir tahun 2022, RMKE telah berhasil memuat 7,8 juta ton batu bara atau meningkat sebesar 31,3% YoY dan capai 100% dari target tahun ini.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin