RI-Azerbaijan Teken Kerjasama Kembangkan Migas Dan EBT

RI-Azerbaijan Teken Kerjasama Kembangkan Migas Dan EBT

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif bersama Menteri Energi Republik Azerbaijan Parviz Shahbazov meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk kerjasama di bidang energi, khususnya migas dan energi baru dan terbarukan (EBT). Penandatanganan itu dilakukan secara virtual dari Jakarta dan Baku, Azerbaijan.

kata Menteri Arifin, ditandatanganinya MoU ini menjadi penanda level baru hubungan kerja sama bidang energi yang lebih erat di antara kedua negara. Indonesia dan Azerbaijan telah sepakat untuk berkolaborasi dalam pengembangan migas serta EBT di masa yang akan datang.

“Besar harapan saya, kerja sama bidang energi antara Indonesia dan Azerbaijan akan berkembang dan dapat ditingkatkan ke level yang lebih tinggi, serta saling menguntungkan untuk kedua negara,” tutur Arifin, Jumat (30/4).

Ia juga mengatakan, situasi pandemi yang melanda dunia saat ini, yang dibarengi dengan perlambatan ekonomi, menjadi tantangan nyata, yang memaksa negara-negara untuk menyingkirkan hambatan-hambatan di sektor energi dengan rencana dan strategi yang inovatif , salah satunya dengan melaksanakan transisi energi.

“Saya juga ingin menyampaikan bahwa selain mengandalkan penggunaan bahan bakar konvesional untuk mengamankan rantai distribusi, Indonesia saat ini juga berkomitmen untuk melaksanakan transisi energi,” terang Arifin.

Pada kesempatan yang sama, Shahbazov menyampaikan bahwa Indonesia dan Azerbaijan tercatat memiliki hubungan perdagangan migas yang berpotensi untuk dikembangkan. Shahbazov juga menyampaikan bahwa saat ini Azerbaijan memiliki target untuk meningkatkan komposisi energi baru dan terbarukan dalam energi mix , dengan target kapasitas instalasi listrik sebesar 1500 megawatt atau sebesar 30%. Target ini dicanangkan untuk menarik lebih banyak investor ke Azerbaijan.

“Dokumen yang kita tandatangani hari ini, termasuk di dalamnya adalah kerja sama dalam bidang EBT, dan juga berbagai kerja sama lain dalam sektor energi. Pada kesempatan ini, saya mengundang stakeholder sektor publik dan swasta, investor potensial dari Indonesia untuk bekerja sama dalam bidang green energy,” ungkap Shahbazov.

Sebagai informasi, MoU ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperkuat hubungan kerja sama antara kedua negara berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan. Selain itu, dengan ditandatanganinya MoU ini, diharapkan kedua negara dapat bekerja sama dalam mempromosikan kerja sama di bidang energi melalui kolaborasi antara sektor pemerintah kedua negara, perusahaan milik negara, dan memfasilitasi kerja sama antar sektor swasta.

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin