Rekor Baru IIMS, 8.704 Kendaraan Telah Terjual

Rekor Baru IIMS, 8.704 Kendaraan Telah Terjual
Jakarta – TAMBANG. Gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 telah berakhir dengan adanya peningkatan diberbagai hal. Dalam kurun waktu 11 hari penyelenggaraan IIMS 2016 di JIEexpo Kemayoran, Jakarta, 7-17 April, bisnis otomotif nasional langsung terasa menggeliat lagi setelah cenderung lesu dalam tiga bulan pertama 2016. Indikatornya adalah jumlah pengunjung, total transaksi, dan jumlah kendaraan terjual selama pameran. Hasil ini adalah buah dari konsep dan jadwal baru penyelenggaraannya serta benar-benar berdampak positif. IIMS sebagai pameran terbesar di Indonesia membukukan jumlah penonton 454.178 orang. Melampaui catatan tertinggi pada 2014 di angka 380.000 orang yang juga menjadi target yang sesungguhnya ingin dicapai pada IIMS 2016. Sementara nilai transaksi yang tadinya ditarget Rp 2 triliun ternyata mampu menyerap nominal Rp 2.271.438.960.000. Angka transaksi itu diperoleh dari penjualan kendaraan bermotor sebanyak 8.704 kendaraan, terdiri dari 8.156 unit kendaraan roda empat dan 548 sepeda motor. Dyandra Promosindo selaku pemilik event, merekap penjualan tiket masuk dengan puncak kepadatan IIMS terjadi pada Sabtu (16/4) dengan catatan 60.348 tiket terjual. Angka tertinggi berikutnya disusul pengunjung pada Minggu (10/4) dengan jumlah 56.788 pengunjung. Di luar dugaan, hari terakhir (Minggu, 17/4) yang biasanya menjadi puncak kepadatan justru mendatangkan pengunjung sebanyak 53.379 orang. Faktor cuaca ditengarai penjadi penyebabnya, karena seantero Jabodetabek saat itu diguyur hujan lebat sejak siang hari. Termasuk di area pameran. “Secara keseluruhan, event ini terbilang sukses. Banyak hal tak terduga justru terjadi, betul-betul blessing in disguise. Terutama antusiasme peserta pameran yang lebih banyak serta lonjakan pengunjung. Alhamdulillah, artinya kerja keras dan ikhtiar kami berakhir dengan kebahagiaan,” kata Hendra Noor Saleh, Direktur Dyandra Promosindo. Ia menambahkan, IIMS 2016 menampilkan lebih dari 50 merk kendaraan bermotor yang memamerkan 310 jenis kendaraan roda empat dan 264 jenis kendaraan roda dua. Peserta lainnya adalah kalangan industri dan bisnis komponen yang terdiri dari ribuan item produk, mulai dari karpet dan alat-alat pembersih kendaraan, kaca film, audio, knalpot, sampai jasa customize kelas atas. “Tahun depan IIMS sudah punya jadwal pasti di JIExpo Kemayoran yang puluhan tahun ini sudah tertanam imejnya sebagai trade mark pameran internasional. Sudah dipastikan seluruh hall digunakan untuk IIMS 2017. Dengan begitu, area out door-nya bisa dimaksimalkan untuk perluasan konsep The Essence of Motor Show. Acara pendukungnya lebih banyak dan dalam setahun ini kami punya waktu untuk menyusun konsep baru peningkatan kualitasnya,” tutup Hendra.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda