Rata-rata Harga Minyak Indonesia US$96,51 per Barel

Rata-rata Harga Minyak Indonesia US$96,51 per Barel

Jakarta - TAMBANG. Sepanjang tahun 2014, harga rata-rata minyak mentah Indonesia berdasarkan perhitungan Formula ICP (Indonesian Crude Price) berada di angka US$ 96,51 per barel. Harga ICP mengalami puncak tertinggi pada bulan Juni, sampai senilai US$ 108,95 per barel. Namun sejak paruh kedua tahun 2014, harga terus melorot hingga pada bulan Desember mencapai titik terendah di US$ 59,56 per barel.

Sedangkan khusus untuk minyak jenis Minas atau Sumatera Light Crude (SLC), harga rata-ratanya US$ 98,63 per barel. Harga Minas/SLC sempat menyentuh angka US$112,46 per barel pada bulan Maret, dengan titik terendah US$ 60 per barel di bulan penghujung 2014.

Dibandingkan tahun 2013, baik harga rata-rata ICP maupun Minas/SLC mengalami penurunan. Tahun lalu, rata-rata ICP mencapai US$ 105,85 per barel. Sementara itu, harga Minas/SLC mencapai US$ 108,15 per barel.

Formula yang digunakan untuk menghitung ICP adalah 50% RIM ditambah 50% Platts.

Sebagai patokan untuk penghitungan APBN, harga rata-rata ICP Desember 2013 hingga November 2014 ada di titik US$ 100,48 per barel. Angka ini menjadi acuan penerimaan negara dan subsidi, karena APBN menggunakan cash basis.

Artikel Terkait

Program SPARROW Dorong Transformasi Procurement ABM, Raih Asia-Pacific Stevie Awards

Program SPARROW Dorong Transformasi Procurement ABM, Raih Asia-Pacific Stevie Awards

Jakarta, TAMBANG — ABM Investama kembali mencatat prestasi di tingkat internasional melalui Program SPARROW yang mendorong transformasi sistem procurement berbasis data dan inovasi digital. Inisiatif tersebut mengantarkan perusahaan meraih penghargaan dalam ajang The Asia-Pacific Stevie® Awards. SPARROW (Spending Analytics for Strategic Procurement Workbench) Adalah platform pengadaan digital berbasis data yang dikembangkan

By Rian Wahyuddin