PTT Thailand Kembangkan Investasi Batu Bara di Indonesia

PTT Thailand Kembangkan Investasi Batu Bara di Indonesia

Bangkok—Jakarta, TAMBANG. PERUSAHAAN energi paling besar di Thailand, PTT Pcl, tengah mempertimbangkan menambah investasinya di proyek batu bara di Indonesia. Unit investasi luar negeri milik PTT juga dipertimbangkan untuk masuk bursa di Jakarta.

Kantor berita Reuters, kemarin memberitakan, tindakan itu dilakukan karena permintaan terhadap batu bara akan terus berlangsung, meski saat ini harga batu bara tengah anjlok.

‘’Kita melihat permintaan terhadap batu bara di kawasan ini terus berlangsung. Penting bagi Thailand untuk terus mengembangkan pembangkit berbahan bakar batu bara,’’ kata Komisaris Utama PTT, Piyasvati Amranand, dalam rapat umum pemegang saham, Kamis kemarin.

Thailand menggunakan gas alam untuk hampir 70% pembangkitan listriknya. Saat ini, porsi pembangkit batu bara hanya 10%. Thailand, kata Kepala Eksekutif PTT, Pailin Chuchottaworn, ingin menambah porsi batu bara menjadi 30%.

PTT tengah mempertimbangkan sayap investasi luar negerinya, PTT Energy Resources Co, yang telah memiliki tambang batu bara di Indonesia, untuk masuk bursa di Jakarta. Tindakan ini, kata Kepala Eksekutif Keuangan, Wirat Uanarumit, diniatkan untuk memudahkan pengembangan bisnisnya di Indonesia.

‘’Kami telah lama berencana untuk masuk bursa Jakarta. Tetapi karena harga batu bara dunia masih di bawah, kami menunda rencana itu,’’ kata Kepala Pegawai Keuangan (CFO) PTT Energy Resources, Wirat Uanarumit.

PTT Energy Resources memiliki saham pada bisnis jaringan pipa gas di Mesir dan proyek pembangkit listrik di Laos. Tetapi PTT tengah dalam proses menjual bisnis kelapa sawitnya di Indonesia. Secara umum, PTT melihat situasi harga komoditi energi tengah bergejolak. Hal ini mendorong PTT untuk memangkas rencana belanja investasinya.

Foto: SPBU milik PTT. Sumber: www.nganggarm.com

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin