PTBA Borong Penghargaan Sumatera Fire Rescue Challenge (SFRC)

SFRC

Jakarta, TAMBANG – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil memborong berbagai penghargaan pada kompetisi Sumatera Fire Rescue Challenge (SFRC). Perusahaan batu bara pelat merah ini menjadi juara umum.

Direktur Operasi dan Produksi PTBA Suhedi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang sudah mengikuti seluruh rangkaian acara dengan baik. Dia berharap, SFRC dapat bermanfaat bagi setiap perusahaan yang telah berpartisipasi.

“Harapannya, seluruh ilmu dan pengalaman yang didapatkan mampu meningkatkan kemampuan para tim rescue untuk perusahaan masing-masing,” ujar Suhedi dalam keterangannya, Senin (26/2).

SFRC perdana ini digelar di PTBA, Tanjung Enim, 19 – 22 Februari 2024 sebagai bagian dari peringatan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). PTBA sendiri mengutus dua perwakilan tim pada perlombaan ini dengan Tim A keluar sebagai juara umum.

Juara berikutnya disusul PT Mifa Bersaudara pada posisi kedua, dan PT Putra Perkasa Abadi Site PTBA pada posisi ketiga.

Dengan diadakannya SFRC di tingkat regional, Ketua Badan Pengawas Pertapindo, Muhammad Hendrasto menerangkan bahwa kompetisi ini menguji kemampuan seluruh peserta.

“Agar tidak ada gap keahlian dan kemampuan antar peserta, maka bagi peserta yang belum menjadi juara akan diadakan program pengembangan kapasitas,” ujarnya.

Hal ini menjadi salah satu agenda Pertapindo untuk dapat menaungi Emergency Response Tim (ERT), agar kualitas K3 di Indonesia dapat terus meningkat.

Sebagai informasi, kompetisi ini diikuti oleh 15 tim, dengan total 146 personil Emergency Response Team (ERT) dan 49  Observer dari 24 perusahaan yang berbeda untuk menilai kemampuan para personil ERT yang bertanding dalam ajang ini.

Terdapat lima kegiatan yang akan dilombakan yaitu; Firefighter Competency Test, Structural Fire Fighting, Road Accident Rescue, Water Rescue, dan Firefighter Combat Challenge. Kompetisi berlangsung mulai dari 19 – 22 Februari 2024.

Diselenggarakan di Tanjung Enim, SFRC mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitar. Hal ini tentunya mendorong upaya perusahaan dan pemerintah daerah untuk menjadikan Tanjung Enim sebagai Kota Wisata.

Perhelatan Closing Ceremony SFRC menjadi penutup rangkaian peringatan Bulan K3 yang diadakan oleh PTBA. Dibuka sejak 12 Februari 2024, terdapat 11 kegiatan Bulan K3 yang diikuti oleh seluruh insan Bukit Asam.

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin