PT Timah Raih Penghargaan Best CSR Award 2023

TJSL
Salah satu program CSR PT Timah, Batik Ecoprint
Jakarta, TAMBANG – Catatan ciamik lagi-lagi ditorehkan oleh perusahaan tambang timah pelat merah, PT Timah Tbk. Kali ini, PT Timah menerima penghargaan Indonesia Best CSR Award 2023 yang diselenggarakan oleh The Iconomics dan LPP RRI di Aula LPP RRI Indonesia, Kamis (25/5). Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi bagi perusahaan di Indonesia yang telah melaksanakan tanggungjawab sosial lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsbility (CSR) yang memberikan dampak bagi masyarakat. Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan, dalam melaksanakan program CSR perusahaan bukan hanya untuk melaksanakan kewajban, namun juga berupaya untuk mendorong dan meningatkan kemandirian ekonomi masyarakat di lingkar tambang. Anggi menambahkan, PT Timah Tbk sebagai anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID juga memegang teguh komitmen Environmental, Social and Governance (ESG) MIND ID Grup dalam menjawab tantangan dan proses bisnis yang berkelanjutan. “PT Timah Tbk adalah perusahaan yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, melalui program CSR yang kita selaras dengan nilai-nilai SDGs, perusahaan berupaya untuk memberikan manfaat dan nilai untuk mendukung kemandirian masyarakat,” ucap Anggi. Sepanjang tahun 2022 lalu, PT Timah Tbk menyalurkan dana senilai Rp33 miliar untuk CSR yang dilakukan dalam beberapa program seperti fishing ground, coral garden, peningakatan kapasitas masyarakat adat, jaminan sosial bagi kelompok rentan dan disabilitas dan lainnya. Melalui penghargaan ini diharapkan, dapat mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk dapat melaksanakan CSR yang memberikan dampak positif melalui kontribusi yang nyata bagi masyarakat.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda