Proses Perizinan Migas Rumit, Iklim investasi Terhambat

Bahlil Migas
Ilustrasi

Jakarta-TAMBANG. Pemerintah perlu melakukan terobosan untuk memperbaiki iklim investasi disektor industri hulu migas, salah satunya dengan menyederhanakan proses perizinan yang selama ini dinilai terlalu rumit.

Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kardaya Warnika menyatakan sejauh ini, proses perizinan di sektor tersebut terlalu banyak. "Banyak dan berbelit-belit," jelasnya ketika ditemui di acara seminar Perbaikan Iklim Investasi di Four Season Hotel, Jakarta, Kamis (11/12).

Ia menuturkan, untuk melakukan kegiatan produksi migas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) harus menempuh 280 perizinan melalui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

"Kita mau ngebor harus izin. Untuk pembebasan lahan, izin. Mau dapatkan airnya, izin. Semuanya harus izin dan prosesnya satu persatu," ungkap Kardaya.

Kerumitan proses perijinan tersebut, menurutnya tidak efisien. "Tentu imbasnya jadi lama. Yang harusnya bisa cepet jadi bertahun-tahun," keluhnya.

Dalam seminar tersebut, juga dituturkan ada sembilan langkah kongkrit yang dapat dilakukan pemerintah untuk meelisasikan perbaikan iklim investasi di sektor hulu migas serta ketahanan nasional. Seperti melakukan peninjauan kembali terhadap UU No.22 tahun 2001.

Mengevaluasi kebijakan cost recovery, kepastian hukum, pembenahan organisasi dan kelembagaan untuk mempercepat perizinan, membuat kebijakan progesif di sektor tersebut, pembangunan infrastruktur energi yang merata, meningkatkan potensi sumberdaya gas alam dan batu bara, Konversi dari BBM ke gas, serta penghapusan subsidi BBM secara bertahap.

Artikel Terkait

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Cipta Kridatama Perkuat Komitmen ESG, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan 200 Paket Sembako di Kalsel

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Kridatama (CK) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan 200 paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menyasar warga dari 17 desa, terutama kelompok lanjut usia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di

By Rian Wahyuddin
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Kideco, Bidik Efisiensi BBM dan Penurunan Emisi

Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Mulai Diuji di Tambang Kideco, Bidik Efisiensi BBM dan Penurunan Emisi

Jakarta, TAMBANG – PT United Tractors Tbk (United Tractors) mendukung pengembangan teknologi elektrifikasi alat berat melalui uji lapangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, rigid dump truck berkapasitas kelas 100 ton. Pengujian ini berlangsung di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung (Kideco), dengan kegiatan operasional yang dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA)

By Rian Wahyuddin