Program Industri Kelapa Terpadu Haltim Antarkan ANTAM Raih Marketeers SME Enablers Award 2022

Program Industri Kelapa Terpadu Haltim Antarkan ANTAM Raih Marketeers SME Enablers Award 2022

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menerima penghargaan pada kategori Agriculture Sector dalam acara Marketeers SME Enablers Awards 2022.

Anugerah ini diterima melalui program Industri Kelapa Terpadu Halmahera Timur sebagai apresiasi atas upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Penghargaan diterima Head of Corporate Social Responsibility & Institutional Relations Agustinus Toko Susetio.

Direktur Sumber Daya Manusia, Basar Simanjuntak mengatakan peran ANTAM dalam program pemberdayaan masyarakat tidak hanya sebagai mitra pemberi modal, melainkan juga pendampingan dan pembinaan kepada UKM untuk pengembangan usaha, pengembangan sumber daya manusia, operasional pengelolaan produk, infrastruktur hingga pemasaran melalui kanal-kanal digital.

“Program Industri Kelapa Terpadu ini memiliki dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi, sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam melaksanakan bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (23/8).

Program Industri Kelapa Terpadu yang dijalankan oleh ANTAM Unit Bisnis Pertambangan Nikel Maluku Utara, dilaksanakan dengan pendekatan Creating Shared Value dan Creating New Value untuk membangun masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berkelanjutan. Strategi yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan potensi tanaman kelapa untuk menjawab tantangan keberlanjutan yang dihadapi oleh masyarakat sekaligus Perusahaan.

Melalui program ini, masyarakat yang awalnya hanya mengolah kelapa menjadi kopra hitam, kini telah mampu memanfaatkan potensi lainnya dari sabut, tempurung, dan bagian tanaman kelapa lainnya sehingga dapat meningkatkan pendapatan, membuka lapangan kerja dan peluang usaha.

Di sisi lain, manfaat bagi Perusahaan sebagai enabler melalui program ini yaitu penggunaan produk coconet (jaring-jaring dari serabut kelapa) yang dapat digunakan untuk keperluan reklamasi lahan dengan harga yang lebih efisien.

“Sebagai bentuk apresiasi atas upaya yang dilakukan, Marketeers untuk pertama kalinya menggelar Marketeers SME Enablers Award 2022, bertepatan dengan Hari UMKM Nasional pada 12 Agustus 2022,” paparnya.

Ini merupakan ajang kompetisi bagi para perusahaan pembina UKM. Penjurian dilakukan oleh tim editor Marketeers yang berkolaborasi dengan Indonesian Council for Small Business (ICSB).

Terdapat lima kriteria penilaian yaitu yang pertama, keunikan program pembinaan (Program Creativity). Kedua, kesesuaian program UKM dengan bisnis yang digeluti oleh pembina UKM (Business Model Alignment).

Ketiga, jangkauan program yang terukur dari jumlah dan sebaran UKM binaan (Implementation Reach). Keempat, dampak positif secara sosial ekonomi dari program pada UKM binaan (Societal Impact). Kelima, keberlanjutan dan konsistensi program dalam jangka panjang (Implementation Sustainability).

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin