Program GAS CERDAS dan Tani Banua Lestari Antar CITA Raih GOLD CSR & PDB Awards 2026

Program GAS CERDAS dan Tani Banua Lestari Antar CITA Raih GOLD CSR & PDB Awards 2026

Jakarta,TAMBANG,- Satu lagi apresiasi didapat PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA). Produsen bauksit ini berhasil meraih penghargaan kategori GOLD melalui dua program pemberdayaan masyarakat, yaitu GAS CERDAS (Gerakan Ayo Sekolah – Ciptakan Edukasi, Relasi dan Dukungan Anak Sekolah) dan Tani Banua Lestari.

Penghargaan ini diperoleh dari CSR & PDB (Pengembangan Desa Berkelanjutan) Awards 2026. CSR & PDB Awards 2026 dilaksanakan atas kerjasama antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dengan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF). Di ajang kali ini, PDB Awards mengusung tema, “Kontribusi Dunia Usaha dan Organisasi Lainnya dalam Mendukung Terwujudnya Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045”.

Penganugerahan dilaksanakan pada Senin, (28/9) di Operational Room Gedung Utama Kementerian Desa dan PDT, Jakarta. Penghargaan kategori GOLD merupakan apresiasi yang diberikan atas komitmen perusahaan melalui implementasi program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Salah satu program yang mendapatkan apresiasi adalah GAS CERDAS, program di bidang pendidikan yang dikembangkan CITA untuk mendukung pendidikan keberlanjutan. Melalui GAS CERDAS, CITA berupaya membangun ekosistem Pendidikan yang melibatkan berbagai pihak termasuk sekolah, orang tua, masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya.

Dengan pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih menyeluruh terhadap siswa agar memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan memperluas wawasan dunia kerja dan kewirausahaan.

Sementara itu, Tani Banua Lestari merupakan program PPM melalui sektor pertanian yang diarahkan pada peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan potensi ekonomi lokal dan penerapan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Kedua program tersebut mencerminkan pendekaan CITA dalam menjalankan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM), yaitu dengan menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan.

Melalui pemetaan kebutuhan dan potensi lokal, perusahaan berupaya menghadirkan program yang relevan sekaligus memiliki manfaat jangka panjang.

Manager CSR CITA, Puguh Widagdo, menjelaskan bahwa penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi CITA untuk terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan masyarakat.

“Penghargaan GOLD ini menjadi apresiasi bagi CITA atas upaya yang terus kami lakukan bersama masyarakat. Bagi kami, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat bukan hanya dilihat dari jumlah kegiatan atau bantuan yang diberikan, tetapi dari bagaimana program tersebut mampu menciptakan perubahan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Puguh.

Menurutnya, GAS CERDAS dan Tani Banua Lestari memiliki fokus yang berbeda, namun samasama diarahkan untuk membangun kapasitas masyarakat sesuai dengan potensi dan kebutuhannya.

“Melalui pendidikan, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda. Sementara melalui pemberdayaan ekonomi seperti Tani Banua Lestari, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin mampu mengembangkan potensi lokalnya. Kedua program ini merupakan bagian dari komitmen CITA untuk tumbuh bersama masyarakat,” lanjut Puguh.

Penghargaan ini sekaligus memperkuat komitmen CITA dalam menjalankan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung terciptanya manfaat sosial-ekonomi yang berkelanjutan.

Ke depan, CITA akan terus mengembangkan dan mengevaluasi berbagai program PPM dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan, kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Artikel Terkait

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Lima Bulan Dampingi Pengobatan Kasmari hingga ke Jakarta, NHM Peduli Hadir untuk Warga Lingkar Tambang

Jakarta, TAMBANG - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli. Salah satunya dengan memberikan pendampingan kepada Kasmari (63 tahun), seorang petani yang tinggal di Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, yang saat ini tengah menjalani pengobatan limfoma non-Hodgkin. Penyakit

By Rian Wahyuddin
Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Hingga Kuartal III Tahun ini, MYOH Sukses Catat Kinerja Positif di Semua Lini

Jakarta,TAMBANG,- Kinerja moncer berhasil dibukukan perusahaan kontraktor tambang, PT Samindo Resources Tbk (“Perseroan”). Emiten berkode MYOH ini berhasil membukukan akselerasi kinerja operasional dan lonjakan profitabilitas yang solid sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Penguatan ini ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan. Perusahaan mencatat kinerja

By Egenius Soda
Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penguatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keberhasilan sektor

By Rian Wahyuddin
Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendorong pengembangan industri hilirisasi mineral di Indonesia agar tidak berhenti pada produksi bahan setengah jadi. Karena itu, Pemerintah berencana mengevaluasi pembangunan smelter yang hanya menghasilkan produk antara untuk meningkatkan nilai tambah di

By Rian Wahyuddin