PPA Bagikan Strategi Operasional dan Budaya Kerja Tambang kepada Mahasiswa POLINEMA
PT Putra Perkasa Abadi (PPA) berbagi pengalaman dan strategi pengelolaan operasi tambang batubara kepada ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui kuliah tamu bertajuk Coal Mining Operational Strategy yang diselenggarakan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang
MALANG, TAMBANG – PT Putra Perkasa Abadi (PPA) berbagi pengalaman dan strategi pengelolaan operasi tambang batubara kepada ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui kuliah tamu bertajuk Coal Mining Operational Strategy yang diselenggarakan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang (Polinema), Jumat (19/6).
Kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut diikuti sekitar 230 mahasiswa Polinema secara langsung serta peserta daring dari berbagai kampus di Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua. Sejumlah perguruan tinggi yang turut berpartisipasi antara lain Universitas Sumatera Utara, Universitas Jambi, Universitas Cendrawasih, Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Padang, hingga Institut Teknologi Sains Bandung.
Pada kesempatan itu, General Manager Operasional PPA, Koko Prayitno, memaparkan perjalanan transformasi perusahaan hingga menjadi salah satu kontraktor pertambangan terbesar di Indonesia. Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak hanya ditopang oleh aspek teknis dan operasional, tetapi juga budaya perusahaan yang kuat.
"Ada value yang setahu saya hanya ada di PT Putra Perkasa Abadi yakni bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan ikatan atau hubungan yang baik dengan Tuhan Yang Maha Esa itu juga berdampak pada hubungan dengan sesama teman kerja dan lain sebagainya," ujar Koko.
Ia menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong tingginya loyalitas pekerja di lingkungan perusahaan adalah adanya kesempatan bagi karyawan untuk memiliki saham pada anak usaha perusahaan.
Di PT Putra Perkasa Abadi juga memberikan porsi kepemilikan saham kepada karyawannya. Ada satu anak perusahaan PT Putra Perkasa Abadi yang 30 persen sahamnya dimiliki oleh karyawannya, dan 70 persen untuk PT Putra Perkasa Abadi sehingga mereka memiliki loyalitas yang tinggi, jelasnya.
Selain membahas budaya perusahaan, Koko juga memberikan gambaran mengenai prospek industri pertambangan yang masih menjanjikan. Menurutnya, sektor pertambangan tetap menawarkan peluang karier yang luas dan kompensasi yang kompetitif bagi lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Namun demikian, ia menekankan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Penguasaan teknologi terkini, pemahaman operasional alat berat, manajemen cuaca, hingga kesiapan mental menghadapi tantangan di lapangan menjadi faktor penting yang harus dimiliki calon tenaga kerja tambang.
Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Sipil Polinema, M. Zenurianto, menilai topik yang dibawakan PPA sangat relevan dengan kondisi industri saat ini yang tengah menghadapi tantangan keberlanjutan dan transisi energi.
"Temanya juga cukup menarik tentang coal mining operational strategy yang saat ini menghadapi tantangan yang luar biasa, karena tidak hanya membahas tentang aspek teknologi semata, melainkan juga masalah lingkungan, keberlanjutan (sustainability), termasuk penggunaan teknologi yang ramah lingkungan hingga transisi energi terbarukan," katanya.
Melalui kegiatan ini, PPA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia pertambangan nasional. Kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan diharapkan mampu memperkuat kesiapan lulusan vokasi untuk menjawab kebutuhan sektor pertambangan yang terus berkembang.