Power Distribution Baru dari Schneider Electric Tingkatkan Operasional dan Efisiensi

Power Distribution Baru dari Schneider Electric Tingkatkan Operasional dan Efisiensi
Martin Setiawan VP Partner Project and EcoBuilding SEI
Martin Setiawan, Vice President Partner Project & Ecobuilding Schneider Electric Indonesia
Jakarta – TAMBANG. Di tengah berlangsungnya pameran Electric, Power & Renewable Energy Indonesia 2017 yang menampilkan berbagai tren terbaru dari energi yang terintegrasi dan solusi yang berkelanjutan, Schneider Electric, perusahaan global di bidang manajemen energi dan automasi hadir dengan memperkenalkan EcoStruxure Power.   EcoStruxure Power adalah sebuah arsitektur digital untuk manajemen energi di sektor bangunan yang memberikan nilai tambah bagi profesional di industri energi, termasuk para kontraktor, konsultan, konsultan teknik, panel builder dan juga konsumen akhir mereka.   Melalui integrasi terbuka, operasional dan analisis real time, serta keamanan cyber yang telah ditingkatkan, EcoStruxure Power memungkinkan pengguna untuk meraih peluang yang diciptakan oleh piranti pintar dan digitalisasi demi menikmati keandalan, keamanan, efisiensi, keberlanjutan dan konektivitas yang telah ditingkatkan bagi pelanggan yang berasal dari industri yang beragam.   Xavier Denoly, Country President Schneider Electric Indonesia di sela-sela kegiatan pameran mengungkapkan akan produknya yang merespon pergeseran paradigma dalam industri kelistrikan karena dunia energi, termasuk di Indonesia, semakin condong menuju arah desentralisasi, dekarbonisasi, digitalisasi dan penggunaan listrik yang lebih banyak. ”Kami percaya EcoStruxure Power dapat menjadi jawaban bagi tantangan pengelolaan energi di Indonesia, terutama karena arus Internet of Things (IoT) telah mengubah bagaimana kita mengonsumsi dan mengelola energi”, ujar Xavier.   Menurut Forum IoT Indonesia, diperkirakan pada tahun 2022 nanti akan ada sekitar 400 juta perangkat sensor yang terpasang, sehingga nantinya hampir seluruh perangkat listrik akan dapat saling terkoneksi dan saling berkomunikasi satu sama lain agar kinerja konsumsi dan pengelolaan listrik akan menjadi jauh lebih efisien dan produktif.   Dengan mengadopsi solusi EcoStruxure Power, maka konsumen dapat dengan mudah menyatukan perangkat-perangkat yang saling terkoneksi, edge control, aplikasi, analitik, dan layanan perusahaan menjadi kerangka kerja yang terhubung dan terpadu untuk semua rantai distribusi dan manajemen daya. Xavier mengajak konsumen bersama EcoStruxure Power, untuk mengawal Indonesia dalam memulai sebuah revolusi dalam hal pengelolaan energi.   Kecanggihan di tiga tingkatan EcoStruxure Power menyediakan portfolio industri energi untuk teknologi interoperabilitas serta cloud-connected dan/atau teknologi on-premise yang terjadi di tiga lapisan inti inovasi teknologi. Teknologinya memungkinkan pendeteksian dan pemberitahuan potensi masalah sebelum terjadi, sehingga operator bangunan atau pengelola fasilitas dapat menjaga aset mereka tetap beroperasi pada kinerja puncak. Cara kerjanyapun sangat efisien, karena dapat segera memberi alert ke ponsel cerdas atau perangkat seluler lainnya jika terjadi masalah   Teknologi selanjutnya memungkinkan kontrol operasi real-time, baik di lokasi atau melalui cloud. Dengan EcoStruxure Building Operation, dipercaya bahwa konsumen dapat menikmati penghematan energi hingga 30%   Lalu tingkat teknologi lain adalah aplikasi, analitik dan layanan yang memungkinkan pelanggan membuat keputusan yang tepat dan tangkas untuk memastikan keandalan daya, sambil mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi   Martin Setiawan, Vice President Partner Project & Ecobuilding Schneider Electric Indonesia turut memberikan keterangan, jika EcoStruxure Power adalah bagian dari EcoStruxure, sistem arsitektur yang terbuka dan dapat dioperasikan untuk pelanggan di banyak sektor, seperti sektor grid, industri, data center, dan juga bangunan. Khusus untuk sektor bangunan, solusi ini dapat diterapkan dari mulai bangunan kecil bahkan rumah, hingga fasilitas-fasilitas besar seperti gedung pencakar langit ataupun pabrik.”   Solusi ini mampu menghasilkan pengelolaan energi yang lebih terintergrasi dan pintar, sehingga pemilik dan operator bangunan dapat memantau kesiagaan listrik, memastikan keamanan, hingga mendorong efisiensi dari sisi operasional. “Berdasarkan pengalaman kami, solusi ini berhasil mengurangi hingga 40% downtime yang tidak terjadwal akibat kualitas aliran listrik yang seringkali kurang stabil,” ujar Martin.

Artikel Terkait

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Jakarta, TAMBANG — Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) menilai penggunaan anak perusahaan atau perusahaan afiliasi sebagai kontraktor jasa pertambangan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan praktik transfer pricing. Hal tersebut disampaikan menyusul terbitnya aturan baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa

By Rian Wahyuddin
Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menghadirkan fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya. Aksi ini sebagai penghubung bagi industri logistik di Jawa Timur, dan konektivitas penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. “Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur

By Rian Wahyuddin
Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi dari Waste4Change melalui kategori Strategic Partnership & Innovation Award atas inisiatif dalam proyek Jasa Konsultan Studi Pendahuluan dan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Apresiasi tersebut diberikan dalam

By Rian Wahyuddin