PLN Terus Dukung Pemanfaatan PLTMH di Wilayah Flores

PLN Terus Dukung Pemanfaatan PLTMH di Wilayah Flores
Mesin di unit pembangkit PLTMH. Sumber foto: PLN.CO.ID
Jakarta-TAMBANG- PT PLN (Persero) terus mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan khususnya pembangkit listrik mikro hidro, seperti pada PLTMH Wae Garit, Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur. PLTMH Wae Garit yang berlokasi di Desa Cumbi, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai,  beroperasi sejak 1980-an.   Pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air ini hingga kini masih beroperasi dengan daya mampu mencapai 120 kilowatt (kW). Dengan kemampuan yang selalu stabil meski ada pergantian musim.   “PLTMH Wae Garit ini sangat penting keberadaannya, karena sangat membantu sistem kelistrikan Ruteng, dengan daya mampu pasok yang stabil, praktis PLTMH Wae Garit bisa diandalkan,” ujar Manajer Rayon Ruteng, Ruben Mira, dalam siaran pers yang diterima majalah Tambang (Rabu,10/02).   Selain itu, saat ini PLN juga tengah melakukan survei untuk PLTMH di daerah Wai Racang, yang juga berada di Kabupaten Manggarai, dengan rencana kapasitas daya pasok 12 megawatt (MW).   “Potensi penggunaan mikro hidro di wilayah Manggarai ini cukup besar mengingat banyaknya air terjun, kami saat ini sedang melakukan survei secara intensif untuk membuka PLTMH baru, hal ini demi menambah kehandalan pasokan listrik wilayah Manggarai,” tambah Ruben.     Sejak awal pengoperasiannya PLTMH Wae Garit sangat membantu sistem kelistrikan Ruteng, hal ini disebabkan minimnya pembangkit pada 1980-an, dengan beban puncak pada saat itu sekitar 600 kW.   Meski telah berumur lebih dari 30 tahun, pemanfaatan PLTMH Wae Garit terus dilakukan, PLN bahkan sedang berusaha untuk mencari potensi air terjun lain di daerah sekitar PLTMH demi memanfaatkan secara maksimal energi baru terbarukan.   Tidak hanya PLTMH, PLN juga memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu untuk membantu pasokan daya sistem kelistrikan Ruteng, Manggarai. Pemanfaatan tenaga baru terbarukan ini merupakan wujud komitmen PLN dalam penggunaan energi yang ramah lingkungan sebagai energi alternatif.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin