PLN Kantongi Tambahan Pasokan Batu Bara Medium 16,8 Juta Ton hingga Akhir 2026

PT PLN (Persero) mengklaim telah memperoleh tambahan pasokan batu bara kalori menengah hingga tinggi sebesar 16,8 juta ton hingga akhir 2026.

PLN Kantongi Tambahan Pasokan Batu Bara Medium 16,8 Juta Ton hingga Akhir 2026
Ilustrasi.

Jakarta, TAMBANG – PT PLN (Persero) mengklaim telah memperoleh tambahan pasokan batu bara kalori menengah hingga tinggi sebesar 16,8 juta ton hingga akhir 2026.

“Untuk tahun 2026 ini, ada penambahan pasokan batu bara dengan kalori menengah sampai tinggi yaitu 4500 kalori ke atas,” ungkap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, dikutip Jumat (3/7).

Darmawan menjelaskan, tambahan pasokan tersebut dialokasikan secara khusus untuk PLN oleh Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“(pasokan ini ) dialokasikan khusus untuk pln dari Kementerian esdm terutama dalam hal ini direktur jenderal minerba,” imbuhnya.

Ia merinci, tambahan pasokan pada Juli 2026 mencapai 1,8 juta ton. Selanjutnya, pada periode Agustus hingga Desember 2026, PLN akan memperoleh tambahan pasokan masing-masing sebesar 3 juta ton per bulan.

“Ini sebesar 1,8 juta ton on top dari eksisting suplay untuk bulan juli, dan 3 juta ton per bulan dari bulan Agustus sampai bulan desember,” imbuhnya.

Penambahan pasokan batu bara tersebut diperkirakan meningkatkan kapasitas daya mampu pasok sistem kelistrikan sebesar 5 gigawatt (GW) di atas kapasitas eksisting 35,9 GW. Dengan tambahan tersebut, keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa diharapkan semakin meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan sektor industri secara lebih optimal.

“sehingga di sini ada penambahan kapasitas daya mampu pasok sebesar 5 gw di atas 35,9 gw yang tentu saja ini membuat sistem kelistrikan di pulau jawa menjadi jauh lebih andal lagi,” beber dia.