PHE dan Kodam I/Bukit Barisan Sinergi Bangun Infrastruktur di Siak

PHE dan Kodam I/Bukit Barisan Sinergi Bangun Infrastruktur di Siak
TAMBANG – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melakukan penandatanganan Kerjasama pelaksanaan pekerjaan infrastruktur di Wilayah Kerja Kampar & Wilayah Kerja  Siak, dengan Komando Daerah Militer I / Bukit Barisan.   Penandatanganan kerjasama ini dilakukan  oleh Direktur Utama PHE Meidawati dan Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI MS. Fadhilah,   di Markas  Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan.   Selain agenda utama penandatanganan kerjasama dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama PHE  Meidawati didampingi Direktur Operasi Produksi PHE Ekariza dan jajaran manajemen PHE dan Manajemen PHE Siak/Kampar, memaparkan profile PHE dan kondisi terkini terkait wilayah operasi anak perusahaan PHE yang masuk dalam wilayah Kodam I / Bukit Barisan , diantaranya  PHE Siak &  PHE Kampar, sekaligus menyampaikan apresiasi terhadap dukungan keamanan dari TNI.     “Kami sangat menyadari dukungan dari pihak TNI sangatlah penting, utamanya dalam mengamankan kegiatan operasi PHE dan AP PHE khususnya di Sumatra Bagian Utara. Karena itu, kami memandang koordinasi  dan perjanjian ini sangat penting.  Apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi periode Pemilihan Umum serentak yang cukup panjang,”  jelas Meidawati, dalam keterangan resminya, Jumat (8/3).     Senada dengan  yang disampaikan oleh Direktur Utama PHE, Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI MS. Fadhilah  menegaskan, sesuai aturan yang berlaku  akan mendukung serta bekerjaama dengan Pertamina, agar operasi berjalan dengan lancar.  Menurutnya, sinergi dan koordinasi yang baik menjadi kunci kesuksesan dalam kesiapan dan pencegahan berbagai hal negatif yang mungkin terjadi.   Pangdam I /Bukit Barisan juga mengapresiasi kerja sama antara Kodam I /Bukit Barisan dengan Pertamina selama ini yang sudah terjalin sangat baik. Menurutnya dukungan dari Pertamina sudah sangat optimal dalam menunjang kebutuhan operasional TNI.  Acara silaturahmi kemudian ditutup dengan pemberian cindera mata dan foto bersama.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda