PGN-REI Teken MoU Manfaatkan Gas Bumi untuk Perumahan

PGN Jargas
Jakarta, TAMBANG – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI)  lakukan penandatanganan nota kesepahaman MoU/Memorandum of Understanding) mengenai pemanfaatan gas bumi sebagai energi bersih untuk perumahan dan komersial yang saling menguntungkan.   Pelaksanaan penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PGN Gigih Prakoso, Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata , Sekretaris Jenderal REI Totok Lusida dan disaksikan jajaran Direksi PGN beserta Pengurus Pusat REI, Selasa, (25/6).   Gigih Prakoso  mengungkapkan, ruang lingkup kerjasama mencakup kerja sama implementasi penggunaan dan pembangunan jaringan gas dalam proyek properti anggota Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI). Selain itu, poin kesepakatan juga memuat kesempatan kerja sama yang memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing.   “MoU ini  intinya akan memayungi kerja sama yang saling menguntungkan diantara PGN dengan para aggota REI,” ungkap Gigih dalam keterangan resmi, Rabu (26/6).   Menurut Gigih kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi kedua entitas. Mengingat REI selaku asosiasi mempunyai ratusan anggota yang tersebar di seluruh Indonesia dengan kemampuan serta keunggulan pengalaman di bidang properti.   “Tentunya industri properti mempunyai prospek yang tetap cerah di Indonesia, pemain utamanya adalah anggota REI. Keberadaan properti baru juga merupakan pasar potensial bagi PGN mengembangkan dan memperluas layanan terutama seputar gas bumi,” lanjut  Gigih.   Kedua entitas berkomitmen untuk membangun kemitraan strategis jangka panjang dengan memanfaatkan kompetensi masing-masing. Terlebih lagi, kerja sama ini akan menciptakan nilai lebih bagi masyarakat secara jangka panjang.   REI sebagai organisasi developer perumahan terbesar menyambut baik program kerjasama dengan PGN ini sebagai sebuah terobosan dalam pengembangan perumahan. Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata menjelaskan, penggunaan jaringan gas sebagai sumber energi bagi perumahan akan memberikan value added bagi developer dalam mewujudkan produk perumahan yang hemat energi dan ramah lingkungan.   PGN merupakan pemain utama dalam bidang transmisi dan distribusi gas bumi. Apalagi kini, selaku Sub Holding Gas, PGN mengelola mayoritas infrastruktur gas di Tanah Air. Seiring dengan kemampuan tersebut, PGN berencana menggenjot layanan gas bagi industri maupun rumah tangga. Berbagai keunggulan layanan ditawarkan, seperti harga yang lebih efisien, pasokan yang stabil, serta jauh lebih ramah linggkungan.   “Penggunaan gas bumi yang merupakan pemanfaatan kekayaan alam nasional adalah tuntutan zaman, karena lebih aman dan sejalan dengan upaya menghadirkan energi bersih,” kata Soelaeman.   Dia mengharapkan lewat MoU dengan REI, PGN mampu menjadi mitra para perusahaan anggota menghadirkan produk properti yang mengikuti tuntutan zaman.    

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda