PGN Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Badan Publik

PGN Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Badan Publik

Jakarta-TAMBANG. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) pada hari ini meraih penghargaan dari Komisi Informasi Pusat RI. Penghargaan tersebut adalah Peringkat ke-4 Keterbukaan Informasi Publik kategori Perusahaan BUMN 2014. Penghargaan tersebut diberikan oleh Ketua Komisi Informasi Pusat RI Abdulhamid Dipopramono kepada Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup pada Penganugerahan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik Tahun 2014 di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta.

Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup menjelaskan, penghargaan dari Komisi Informasi Pusat RI tersebut semakin menunjukkan eksistensi PGN sebagai BUMN yang selalu mengedepankan keterbukaan informasi kepada publik.

Sebagai perusahaan negara, PGN juga berhasil membuktikan diri mampu menjalankan bisnis dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip good corporate governance (GCG). Selain konsisten mengembangkan infrastruktur dan mempercepat pemanfaatan gas bumi, secara finansial, tanggung jawab sosial dan kinerja PGN juga kian membanggakan.

“Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Komisi Informasi Pusat RI terhadap kinerja PGN. Penghargaan tersebut sesungguhnya juga merupakan bukti bahwa kerja keras dan inisiatif yang terus dilakukan PGN telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Indonesia,” jelas Heri di Jakarta, Jumat (12/12).

Sebelumnya, PGN secara bersamaan mendapatkan sejumlah penghargaan dari tiga institusi berbeda pada Rabu (10/12) malam. Penghargaan pertama adalah Best of The Best 2014 Awards dari Forbes Indonesia menempatkan PGN pada peringkat 8 dari The Top 50 Indonesian Companies.

Kedua, PGN terpilih sebagai BUMN Terbaik kategori pertambangan dari Majalah Investor dan ketiga, National Center for Sustainability Reporting menempatkan PGN sebagai Best Sustainability Report 2013: Best Overall, Winner in category Energy, Oil & Gas dan Commendation for 1st time G4 report 2013.

Heri menjelaskan, sebagai perusahaan milik negara, salah satu misi utama PGN adalah meningkatkan pemanfaatan gas bumi kepada seluruh segmen pelanggan di Indonesia. Sebagai energi baik yang memiliki banyak keunggulan, gas bumi dapat berkontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan kemakmuran Indonesia.

Selama tahun 2014, PGN telah membangun dan mengoperasikan sejumlah infrastruktur baru seperti Mobile Refueling Unit (MRU), Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG).

Berbagai infrastruktur tersebut ditujukan untuk mendukung program konversi ke gas bumi yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu PGN terus membangun infrastruktur untuk memperluas pemakaian gas bumi dan menghadirkan gas bumi di daerah-daerah yang selama ini belum merasakan manfaat energi baik gas bumi.

PGN juga mempercepat penyaluran gas bumi ke rumah tangga melalui program PGN Sayang Ibu. Melalui program tersebut PGN telah melakukan penyambungan jaringan pipa gas di sejumlah wilayah di DKI Jakarta, Cirebon, Tangerang, Batam dan Semarang.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin