Pertamina Tambah Tiga Direktur Baru

Pertamina Tambah Tiga Direktur Baru

Jakarta-TAMBANG.Melanjutkan usulan penambahan tiga direktur baru yang diajukan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), akhirnya pemerintah mengumumkan ketiga nama baru untuk mengisi jabatan direktur Pertamina yang baru. Dengan penambahan tersebut, total jumlah direksi Pertamina menjadi tujuh orang.

Menteri ESDM Sudirman Said beserta Dirut Pertamina Dwi Soetjipto akan merapat untuk mengumumkan tiga nama tambahan direktur dalam jajaran direksi baru Pertamina. "Seperti yang sudah saya janjikan bahwa Pak Dwi Soetjipto telah menyampaikan laporan untuk operasional Pertamina ke depan," ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno saat membacakan pengumuman di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (8/12).

Tiga orang tersebut adalah Samsu Alam, Dwi Wahyu Hidayat, dan Rachmad Hardadi. Ketiganya bukanlah orang baru di industri perminyakan dan energi nasional. Samsu Alam pernah menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina EP yang berhenti November 2013.

Sementara Dwi Wahyu Hidayat adalah SVP Receiving Storage and Distribution Pertamina sejak 2014. Ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Receiving and Storage Pertamina pada periode Agustus 2010 hingga Desember 2013.

Sedangkan Rachmad Hardadi adalah Direktur Operasi PT Badak NGL, sebuah perusahaan yang menjadi operator Kilang LNG Bontang yang 80% pasokan gasnya berasal dari Blok Minyak dan Gas (Migas) Mahakam.

Bersama Rini, hadir pula Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said, dan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto.

Dengan penambahan tersebut, maka saat ini jumlah direksi Pertamina menjadi tujuh orang orang yaitu:

1. Direktur Utama Dwi Soetjipto, Dir

2. Direktur Marketing Ahmad Bambang

3. Direktur Energi Baru Terbarukan Yenni Andayani

4. Direktur Keuangan Arief Budiman

5. Direktur Hulu Samsu Alam

6. Direktur Pengembangan dan SDM Dwi Wahyu Hidayat

7. Direktur Pengolahan Rachmad Hardadi.

Artikel Terkait

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda
Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin