Pertamina Luncurkan Pertamax Motorsport Program

Pertamina Luncurkan Pertamax Motorsport Program
Jakarta-TAMBANG- PT. Pertamina (Persero) secara resmi meluncurkan program bertajuk Pertamax Motorsport Program(PMP) sebagai bentuk dukungan terhadap olahraga otomotif yang kian marak di Tanah Air. program ini bertujuan menemukan bibit-bibit potensial yang kelak dapat mengharumkan nama Indonesia dikancah otomotif internasional. Akan ada dua agenda besar PMP, yaitu, Pertamax Championship, yang akan menggelar 3 (tiga) cabang olahraga otomotif, baik di cabang roda empat maupun roda dua. Ketiga cabang tersebut adalah: Pertamax Drifting Championship, Pertamax Racing Sprint Rally Championship, serta Pertamax Drag Bike Championship. Agenda kedua, yaitu keikutsertaan Pertamax Motorsport Team di 4 (empat) cabang olahraga otomotif dengan menggunakan nama Pertamax Drift Team, Pertamax Rally Team, Pertamax Dragbike Team, serta Pertamax Offroad Team yang akan berlaga di ajang Indonesia X-Offroad Racing 2016. Pertamax Motorsport Team akan diperkuat oleh pebalap-pebalap di antaranya seperti Rifat Sungkar, Rizal Sungkar, Yedidiah, Rio Saputro, serta Lucky Reza. “Kami berharap, dengan keikutsertaan Pertamax Motorsport Team dapat membuktikan keunggulan produk Pertamax tidak hanya kepada pecinta otomotif tapi juga masyarakat luas pada umumnya. Untuk mewujudkannya, kami telah mempersiapkan diri dengan matang agar Pertamax Motorsport Team yang akan berlaga di empat cabang otomotif ini dapat memperoleh hasil yang baik,” tutur Wianda Pusponegoro, Vice President Corporate Communication PT Pertamina, dalam siaran pers yang diterima Majalah Tambang (Kamis, 14/05). PMP akan dibuka lewat event Drift War sebagai bagian dari Pertamax Drift Championship yang akan diselenggarakan pada 16 dan 17 April 2016 atau pada saat berlangsungnya pergelaran Indonesian International Motor Show 2016 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda